Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Anak-Anak di Gaza Bertahan dengan Kondisi Mental Buruk

Selasa 01 Jun 2021 09:52 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Esthi Maharani

Anak-anak berkumpul di samping kawah tempat rumah Ramez al-Masri dihancurkan oleh serangan udara sebelum gencatan senjata tercapai setelah perang 11 hari antara penguasa Hamas Gaza dan Israel, Minggu, 23 Mei 2021, di Beit Hanoun. , Jalur Gaza utara.

Anak-anak berkumpul di samping kawah tempat rumah Ramez al-Masri dihancurkan oleh serangan udara sebelum gencatan senjata tercapai setelah perang 11 hari antara penguasa Hamas Gaza dan Israel, Minggu, 23 Mei 2021, di Beit Hanoun. , Jalur Gaza utara.

Foto: AP / John Minchillo
Efek psikologis dari kekerasan dikhawatirkakan bertahan lama pada anak di Jalur Gaza.

IHRAM.CO.ID, GAZA – Serangan mematikan Israel di Gaza telah membuat luka dalam terutama bagi anak-anak. Para ibu dan pekerja kesehatan mental khawatir efek psikologis dari kekerasan akan bertahan lama pada anak-anak Jalur Gaza.Seorang ibu berusia 28 tahun, Hala Shehada dari Gaza Utara mengungkapkan serangan tersebut membawanya pada kenangan tragis

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA