Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

De Bruyne Cedera, Pelatih Belgia Geram pada Ruediger

Senin 31 May 2021 07:22 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Kevin De Bruyne (tengah) meninggalkan lapangan setelah cedera dilanggar Antonio Ruediger pada final Liga Champions 2020/2021.

Kevin De Bruyne (tengah) meninggalkan lapangan setelah cedera dilanggar Antonio Ruediger pada final Liga Champions 2020/2021.

Foto: EPA-EFE/Carl Recine
Kevin De Bruyne cedera tulang hidung dan wajah dan diragukan untuk Euro 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS -- Pelatih Belgia Roberto Martinez sangat geram kepada bek Chelsea Antonio Ruediger. Akibat pelanggaran yang dilakukan Ruediger dalam final Liga Champions, Kevin De Bruyne mengalami cedera tulang hidung dan wajah. Playmaker Manchester City itu diragukan bisa pulih tepat waktu untuk Euro 2020.

De Bruyne meninggalkan lapangan setelah bertabrakan dengan Rudiger, yang kemudian mendapatkan kartu kuning. Tabrakan itu membuat ketersediaan De Bruyne untuk Piala Eropa menjadi pertanyaan besar.

Baca Juga

Martinez menyebut Ruediger semestinya mendapatkan kartu merah karena pelanggarannya yang ceroboh. ''Bagi saya, Rudiger sangat, sangat beruntung. Saat kalian melihat tayangan ulang, tidak ada benturan kepala (dari dua pemain). Dia membenturkan punggungnya ke Kevin. Dia terlihat gegar otak dan kita lihat saja nanti,'' ujar Martinez, dikutip dari Express, Senin (31/5).

Ia mengakui kecewa dengan keputusan kartu kuning, karena Rudiger masih bisa berdiri. Ia menyatakan yang dilakukan Ruediger merupakan pelanggaran keras yang ceroboh, dan semestinya diganjar kartu merah. 

Martinez menilai, De Bruyne bukan tipe pemain cengeng yang jatuh tanpa alasan. "Anda lihat lukanya dan matanya memar," kata Martinez.

De Bruyne terpaksa ditarik keluar pada menit 60 karena cedera cukup parah dalam laga final yang berlangsung di Porto, Portugal, Ahad (30/5) dini hari WIB. Saat itu, City dalam posisi tertinggal lewat gol tunggal Kai Havertz pada babak pertama. Posisi De Bruyne digantikan Gabriel Jesus. Ia tak mampu berbuat banyak menolong City. Begitu juga dengan Sergio Aguero yang belakangan dimasukkan pelatih pep Guardiola.

Final kali ini jadi mimpi buruk buat skuad Pep Guardiola. Mereka hanya melepaskan satu tendangan ke arah gawang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA