Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Dishub: Ada Peningkatan Pegiat Sepeda Balap di JLNT 

Ahad 30 May 2021 16:31 WIB

Rep: Flori Sidebang / Red: Ratna Puspita

[Ilustrasi] Pesepeda di Jakarta.

[Ilustrasi] Pesepeda di Jakarta.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Dishub DKI menyebut pengguna sepeda balap mulai disiplin melintas di JLNT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, terjadi peningkatan animo dari pegiat sepeda balap atau road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca yang menghubungkan Tanah Abang-Sudirman-Kampung Melayu. Syafrin menyebut, hal itu berdasarkan hasil evaluasi uji coba yang dilakukan pada akhir pekan lalu yang dibandingkan dengan uji coba hari ini, Ahad (30/5).

"Hasil evaluasi memang untuk hari ini dibandingkan dengan minggu kemarin, terpantau para pegiat road bike ini ada peningkatan," kata Syafrin saat melakukan peninjauan di JLNT Casablanca, Ahad. 

Baca Juga

Selain itu, dia mengatakan, para pengguna sepeda balap juga mulai disiplin saat melintas di jalur tersebut. Ia pun memastikan, Pemprov DKI akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada para pesepeda, seiring dengan menyiapkan fasilitas, baik sarana dan prasarana penunjang. 

"Sehingga kegiatan para pesepeda ini terpenuhi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan. Sehingga tujuan masyarakat yang tadinya menjadikan sepeda sebagai alat mobilitas, sebagai hobi, sebagai alat olahraga tentu lebih baik kedepan," ujarnya. 

Syafrin menuturkan, Dishub DKI juga telah menambah jumlah ambulans yang disiagakan di sekitar jalur road bike JLNT Casablanca. Jika pada uji coba pekan lalu hanya disiapkan satu unit ambulans, kini tersedia dua unit.

Ia menjelaskan, satu unit ambulans disiagakan di depan Gedung Citywalk. Karena itu, jika terjadi kecelakaan maupun keadaan darurat dari pengguna sepeda maka bisa segera ditangani. 

Sementara itu, satu unit ambulans lainnya ditempatkan di sisi timur JLNT, tepatnya di seberang pusat perbelanjaan Kota Kasablanka (Kokas). "Sehingga antisipasi terhadap kejadian kecelakaan atau pun keadaan darurat dari peserta ini sudah disiapkan. Namun, kami berharap bahwa seluruh peserta yang nantinya akan masuk ke lintasan road bike ini itu sudah mempersiapkan diri dengan baik, tentu dalam keadaan sehat," ungkapnya. 

Kendati demikian, Syafrin belum menjelaskan secara rinci sampai kapan uji coba jalur tersebut akan dilaksanakan. Ia hanya menyampaikan bahwa Dishub DKI berencana untuk menjadikan jalur khusus road bike di JLNT Casablanca itu secara permanen. 

"Tentu setelah uji coba ini, melihat dari animo masyarakat yang demikian tinggi, ada peningkatan dari para pengguna (sepeda), tentu setelah ini kami akan bahas untuk dipermanenkan," ujar dia. 

Sebelumnya, Dishub DKI telah melakukan uji coba pertama pada jalur khusus sepeda balap atau road bike di JLNT Casablanca pada pekan lalu, 23 Mei 2021 pukul 05.00-08.00 WIB. “Lebih dari 19 komunitas road bike yang mengikuti dengan jumlah pesepeda lebih dari 1.600 orang yang melintas pada lintasan sepanjang 9,3 kilometer (dua arah)," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DKI Jakarta Rudy Saptari.

"Keamanan juga berjalan baik. Ini tidak terlepas dari petugas yang terlibat sebanyak 300 orang dari Dinas Perhubungan, Dinkes, Satpol PP, Polri dan TNI," tutur Rudy.

Saat uji coba itu, banyak pesepeda yang bukan road bike yang melintas di lokasi, seperti sepeda gunung ataupun sepeda lipat yang dikendarai oleh muda-mudi hingga dewasa. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA