Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Panpel FIBA Asia Cup Intensifkan Koordinasi dengan Pemda DKI

Sabtu 29 May 2021 15:41 WIB

Red: Israr Itah

Panpel FIBA Asia Cup 2021 dan Perbasi saat menggelar rapat di Jakarta, Maret 2021. Jelang kejuaraan bola basket FIBA Asia Cup 2021, panpel terus menggelar rapat koordinasi dengan Pemda DKI Jakarta.

Panpel FIBA Asia Cup 2021 dan Perbasi saat menggelar rapat di Jakarta, Maret 2021. Jelang kejuaraan bola basket FIBA Asia Cup 2021, panpel terus menggelar rapat koordinasi dengan Pemda DKI Jakarta.

Foto: Dok Panpel FIBA Asia Cup
Rapat tersebut mematangkan persiapan Jakarta sebagai tuan rumah FIBA Asia Cup.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia pelaksana (panpel) kejuaraan bola basket FIBA Asia Cup 2021 terus menggelar koordinasi intensif dengan pemerintah DKI Jakarta. FIBA Asia Cup 2021 akan digelar 17-29 Agustus 2021 di Istora, Senayan, Jakarta.

Koordinasi dilakukan agar pentas olahraga internasional perdana di tengah pandemi ini bisa berlangsung dengan lancar, sukses, dan memenuhi ketentuan protokol kesehatan. Hal tersebut dinyatakan Ketua Panpel FIBA Asia Cup 2021 Junas Miradiarsyah di Jakarta, Jumat (28/5). Pada awal pekan ini, panpel FIBA Asia Cup 2021 mengadakan rapat koordinasi dengan jajaran Sekretaris Daerah DKI Jakarta di Balai Kota. Turut hadir dalam rapat tersebut, para asisten gubernur yang menangani bidang kesra, perekonomian dan keuangan, pemuda dan olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif, perhubungan, dan kesehatan.

Baca Juga

"Rapat tersebut melanjutkan pertemuan antara Panpel, Perbasi, dan Pemda DKI Jakarta yang sudah dilakukan April lalu. Rapat tersebut mematangkan persiapan Jakarta sebagai tuan rumah FIBA Asia Cup, sekaligus mengupdate perkembangan terakhir mengenai pandemi karena kondisi tersebut akan mempengaruhi bagaimana penerapan protokol kesehatan selama kejuaraan itu berlangsung," jelas Junas.

Usai rapat koordinasi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menyatakan dukungan bagi penyelenggaraan kejuaraan yang akan diikuti 16 negara Asia tersebut.

Junas menekankan, pada prinsipnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah DKI Jakarta sangat antusias menyambut FIBA Asia Cup 2021. Menurutnya, jika terlaksana, kejuaraan bola basket Asia tersebut akan menjadi momen positif dalam menumbuhkan keyakinan akan kemampuan menggelar ajang internasional selevel Asia di tengah pandem. Ajang ini juga mempromosikan kepada dunia bahwa dengan protokol kesehatan, proses penanganan Covid-19 di Indonesia berjalan baik.

Junas mengatakan, FIBA Asia Cup punya dampak sosial, yakni tumbuhnya optimisme masyarakat untuk berkegiatan dengan protokol kesehatan ketat. Dampak ekonomi berupa promosi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan pariwisata pada masa pandemi "FIBA Asia Cup akan menjadi momen kebangkitan di masa pandemi," lanjutnya.

Terkait hal tersebut, Pemerintah DKI Jakarta dalam rangka menyambut HUT ke-494 pada 22 Juni mendatang telah mengusung tema bertajuk, Jakarta Bangkit. Tema yang menggambarkan usaha pemerintah ibu kota untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi dan sosial di segala bidang pada kuartal III dan IV 2021 itu memiliki korelasi erat dengan pelaksanaan FIBA Asia Cup 2021. Kesuksesan FIBA Asia Cup 2021 akan menjadi barometer bahwa geliat kehidupan politik ekonomi, sosial, budaya, dan olahraga di ibu kota semakin baik.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA