Sabtu 29 May 2021 14:52 WIB

Vietnam Deteksi Varian Hibrida Covid-19 India dan Inggris

Vietnam akan segera mengumumkan varian yang baru ditemukan ke dunia.

Vietnam Deteksi Varian Hibrida Covid-19 India dan Inggris. Orang-orang mengenakan masker di Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi, Vietnam, 28 Juli 2020. Menurut laporan media, Vietnam telah mengevakuasi 80.000 orang, sebagian besar turis, dari Da Nang setelah wabah COVID-19 terdeteksi di daerah tersebut.
Foto: EPA-EFE/LUONG THAI LINH
Vietnam Deteksi Varian Hibrida Covid-19 India dan Inggris. Orang-orang mengenakan masker di Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi, Vietnam, 28 Juli 2020. Menurut laporan media, Vietnam telah mengevakuasi 80.000 orang, sebagian besar turis, dari Da Nang setelah wabah COVID-19 terdeteksi di daerah tersebut.

IHRAM.CO.ID, HANOI -- Surat kabar online VnExpress melaporkan, Sabtu (29/5), Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long mengatakan negaranya telah mendeteksi varian baru virus corona.

Virus ini merupakan campuran dari varian Covid-19 India dan Inggris yang menyebar dengan cepat melalui udara. Setelah berhasil menahan virus corona hampir sepanjang tahun lalu, Vietnam kini berjuang melawan wabah yang menyebar lebih cepat.

Baca Juga

Hampir 3.600 orang telah terinfeksi di 31 dari 63 kota dan provinsi sejak akhir April, terhitung lebih dari setengah dari total infeksi di negara itu. "Setelah menjalankan pengurutan gen pada pasien yang baru terdeteksi, kami menemukan varian baru yang merupakan campuran dari varian India dan Inggris," kata Nguyen Thanh Long.

Lebih spesifik, itu varian India dengan mutasi yang aslinya milik varian Inggris. VnExpress mengutip Long yang mengatakan Vietnam akan segera mengumumkan varian yang baru ditemukan ke dunia.

Vietnam sebelumnya telah melaporkan tujuh varian virus: B.1.222, B.1.619, D614G, B.1.1.7 (varian Inggris), B.1.351, A.23.1, dan B.1.617.2 (varian India). Hasil pembiakan laboratorium dari varian baru itu, yang jauh lebih dapat ditularkan daripada jenis yang diketahui sebelumnya, mengungkapkan virus mereplikasi dirinya sendiri dengan sangat cepat, menjelaskan mengapa begitu banyak kasus baru muncul di lokasi berbeda dalam waktu singkat. Vietnam sejauh ini telah mendaftarkan 6.396 kasus virus corona dengan 47 kematian.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement