Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Guardiola: Pemain City Harus Siap Menderita untuk Juara

Sabtu 29 May 2021 13:52 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola berhenti sejenak untuk merayakan kemenangan gelar Liga Premier Inggris setelah pertandingan sepak bola antara Manchester City dan Everton di stadion Etihad di Manchester, Ahad (23/5).

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola berhenti sejenak untuk merayakan kemenangan gelar Liga Premier Inggris setelah pertandingan sepak bola antara Manchester City dan Everton di stadion Etihad di Manchester, Ahad (23/5).

Foto: AP/Dave Thompson/Pool AP
Ia merasa tidak enak jika ada pemain yang tidak diturunkan.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan timnya harus rela menderita, sebelum memenangkan final Liga Champions. The Citizens akan menghadapi Chelsea di Estadio do Dragao, Ahad (30/5) dini hari. City sudah memenangkan gelar Liga Primer Inggris dan Piala Carabao musim ini, sehingga trofi Liga Champions bakal melengkapi treble mereka. 

''Saya tahu pasti cara kami ingin bermain, dengan siapa kami akan bermain, dan saya tidak akan mengganggu mereka. Saya tahu persis apa yang akan saya katakan ke mereka,'' ujar Guardiola, dikutip dari Sports.ndtv, Sabtu (29/5).

Ia mengatakan kepada para pemainnya yang gelisah dan kalau itu normal, dan Kevin de Bruyne cs harus bisa mengatasinya. Mantan pelatih Barcelona itu mengatakan, tampil di final Liga Champions adalah pengalaman luar biasa. Ia bahkan mengakui tidak pernah berpikir bakal bisa tampil dalam satu final saat mengawali karier. 

Ini jadi pertama kalinya Manchester City lolos ke final Liga Champions. Sementara Guardiola punya pengalaman dalam memimpin skuad dan memenangkan dua final bersama Barcelona, termasuk satu kali menang sebagai pemain.

Atas dasar hal itu, ia merasa tidak enak jika ada pemain yang tidak diturunkan dalam pertandingan. Sebab, hanya ada lima pemain yang bisa masuk sebagai pengganti. Namun semua orang punya kesempatan.

''Semua orang akan ambil bagian. Saya minta maaf kepada mereka, tapi inilah jalannya. Pemilihan pemain yang saya lakukan demi memenangkan pertandingan. Hidup akan selalu memberikan kalian kesempatan kedua,'' kata Guardiola.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA