Jumat 28 May 2021 09:52 WIB

Stasiun TV AS Minta Maaf pada Kandidat Muslim

Pembawa acara dinilai melontarkan pertanyaan bernuansa islamofobia saat debat.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah
Sebuah stasiun televisi di Arlington, Virginia, AS meminta maaf atas pertanyaan yang diajukan kepada seorang kandidat Muslim untuk menjadi letnan gubernur negara bagian, Sam Rasoul..
Foto: AP Photo/Steve Helber
Sebuah stasiun televisi di Arlington, Virginia, AS meminta maaf atas pertanyaan yang diajukan kepada seorang kandidat Muslim untuk menjadi letnan gubernur negara bagian, Sam Rasoul..

REPUBLIKA.CO.ID, ARLINGTON -- Sebuah stasiun televisi di Arlington, Virginia, AS meminta maaf atas pertanyaan yang diajukan kepada seorang kandidat Muslim untuk menjadi letnan gubernur negara bagian. Hal ini dianggap sebagian besar orang sebagai Islamofobia.

Seorang anggota majelis negara bagian Virginia, Sam Rasoul merupakan satu dari enam kandidat yang ambil bagian dalam debat yang diselenggarakan oleh Partai Demokrat Virginia. Acara ini disiarkan oleh stasiun TV WJLA, Selasa (25/5).

Baca Juga

Pembawa berita di WJLA, David Lucas bertanya kepada Rasoul tentang laporan Washington Post yang mengatakan kampanyenya mengumpulkan dana paling banyak. Disebutkan, sebagian besar berkat donor luar negara bagian yang terkait dengan kelompok advokasi Muslim.

"Tidak ada yang salah dengan itu, tapi memang begitu. Bicaralah sedikit tentang upaya penggalangan dana Anda. Dapatkah Anda meyakinkan warga Virginia, jika Anda terpilih, Anda akan mewakili mereka semua, apa pun iman dan keyakinannya?" kata Lucas kepada Rasoul.

Rasoul menjawab dia bangga memiliki kampanye yang 100 persen didanai oleh individu, dengan mayoritas kontributor berasal dari Virginia. "Sebagai letnan gubernur Anda berikutnya, Anda dapat mengandalkan saya dalam pemungutan suara yang menentukan dan memastikan kepentingan rakyat terwakili lebih dari kepentingan khusus lainnya," kata putra imigran Palestina tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement