Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

WHO: Varian Covid-19 India Muncul di 60 Negara

Jumat 28 May 2021 03:25 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Gita Amanda

Ilustrasi Covid-19. Varian Covid-19 India itu muncul di sekitar 60 negara untuk sementara ini.

Ilustrasi Covid-19. Varian Covid-19 India itu muncul di sekitar 60 negara untuk sementara ini.

Foto: Pixabay
WHO melaporkan jumlah infeksi dan kematian akibat pandemi terus menurun di dunia

REPUBLIKA.CO.ID, NEWYORK -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkonfirmasi penyebaran jenis virus corona yang ditemukan di India. Varian Covid-19 India itu muncul di sekitar 60 negara untuk sementara ini.

Sumber resmi sebagaimana dilansir dari Egypt Independent, pada Kamis (27/5), mencatat penyebaran strain bermutasi "B 1.617" di 53 negara. Adapun sumber tidak resmi mengkonfirmasi penyebarannya di tujuh negara lain.

Tercatat, strain mutasi Inggris adalah yang paling luas di dunia, dan sejauh ini telah tercatat di 149 wilayah dan negara. WHO menambahkan versi India yang bermutasi telah menunjukkan kemampuan yang lebih besar untuk menyebar. Tetapi penelitian masih dilakukan untuk memverifikasi tingkat keparahan infeksi yang ditimbulkannya.

Laporan tersebut menyinggung enam jenis virus yang sedang dipantau. Varian Covid-19 pertama terdeteksi untuk pertama kalinya di beberapa negara, sementara yang lain tercatat di AS. Tiga strain ditemukan di Brasil, Filipina, dan Prancis.

WHO melaporkan bahwa jumlah infeksi dan kematian akibat pandemi terus menurun di dunia, terkecuali di beberapa negara. Ini terjadi saat pertarungan hukum antara Uni Eropa (UE) dan AstraZeneca berlanjut ke pengadilan Belgia.

UE menuduh perusahaan gagal memberikan dosis ke 27 negaranya tepat waktu. Sementara itu, UEA mengumumkan bahwa vaksinasi melawan pandemi akan diwajibkan bagi mereka yang menghadiri acara apa pun, mulai 6 Juni.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA