Kamis 27 May 2021 18:48 WIB

Mentan Dorong Perguruan Tinggi Kembangkan Inovasi Pertanian

Mentan harap inovasi perguruan tinggi bisa tingkatkan produktivitas pangan nasional

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh kampus dan perguruan tinggi di Indonesia untuk mengekspose inovasi berbasiskan teknologi dalam menguatkan dan meningkatkan produktivitas pangan nasional.
Foto: Kementan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh kampus dan perguruan tinggi di Indonesia untuk mengekspose inovasi berbasiskan teknologi dalam menguatkan dan meningkatkan produktivitas pangan nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh kampus dan perguruan tinggi di Indonesia untuk mengekspose inovasi berbasiskan teknologi dalam menguatkan dan meningkatkan produktivitas pangan nasional.

Menurut Mentan, setiap inovasi yang dihasilkan merupakan potensi masa depan yang bisa membuka lapangan kerja dan mengikatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya selalu katakan bahwa pertanian itu adalah lapangan kerja. Bahkan NTP (Nilai Tukar Petani) terus naik disaat daya beli masyarakat melemah. Artinya kalau ada yang berkembang harus ada intervensinya. Misalnya bibitnya kah, obatnya kah atau mekanisasi," ungkap Mentan di IPB Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Kamis, (27/5)

Mentan mengatakan, perguruan tinggi selama ini memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan sektor pertanian Indonesia. Karena itu Ia berharap agar ke depan setiap kampus mampu mengembangkan varietas tertentu yang bisa menjadi unggulan dan memiliki produktivitas hingga 2 kali lipat.

Misalnya, kata Mentan, setiap kampus memiliki varietas padi yang lebih baik, jagung yang lebih baik dan tanaman perkebunan yang lebih baik. Karena itu pemerintah akan mendorong hadirnya mekanisasi untuk menguatkan ketahanan pangan lokal dan bisa meluas menjadi ketahanan pangan nasional.

"Saya bersama IPB dan 15 kampus lain saat ini terus mendialogkan cara-cara optimalisasi semua potensi yang ada. Jadi sekarang kita harus tingkatkan produksi pangan untuk memperkuat ekonomi dan juga ketahanan pangan kita," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement