Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

BNPT Akui Bantu Profiling TWK Pegawai KPK

Jumat 28 May 2021 00:08 WIB

Red: Indira Rezkisari

Perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) berfoto bersama usai audiensi dengan Komisioner Komnas HAM di Jakarta, Senin (24/5/2021). Perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK dengan didampingi beberapa lembaga hukum melakukan pengaduan terkait dugaan pelanggaran HAM pada asesmen TWK.

Perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) berfoto bersama usai audiensi dengan Komisioner Komnas HAM di Jakarta, Senin (24/5/2021). Perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK dengan didampingi beberapa lembaga hukum melakukan pengaduan terkait dugaan pelanggaran HAM pada asesmen TWK.

Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
BNPT tidak terlibat menentukan kelulusan pegawai KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar, mengakui lembaganya diminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk membantu dalam profiling tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK. Hasil TWK pegawai KPK saat ini sedang menuai polemik.

"Peran BNPT dalam TWK yang dilakukan BKN, kami diminta untuk membantu profiling dalam tes CPNS," kata Boy Rafli dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/5).

Baca Juga

Menurut dia, BNPT telah menugaskan salah satu unit kerja di institusi tersebut untuk membantu profiling seperti yang diminta BKN. Dia menjelaskan karena peserta TWK tersebut lebih dari 1.000 orang maka setelah dilakukan diskusi, bukan hanya BNPT yang ikut membantu proses profiling tersebut.

"Kami menugaskan petugas setingkat Eselon 3 untuk bersama-sama dengan Tim BKN untuk melakukan profiling. Personel kami yang bergabung di bawah koordinasi BKN sebagai assesor," ujarnya.

Boy menegaskan bahwa siapa yang lulus dan tidak lulus TWK merupakan mekanisme yang telah ditetapkan BKN sebagai penyelenggara tes tersebut.

Dalam RDP tersebut, anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsyi meminta klarifikasi BNPT terkait kabar yang beredar bahwa lembaga tersebut disebut sebagai pihak yang dilibatkan dalam TWK pegawai KPK. Dia menanyakan apakah BNPT membantu dalam membuat materi TWK atau dilibatkan sebagai tim asesor dalam tes tersebut.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA