Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Jokowi: tidak Ada Toleransi Terhadap Penyelewengan Anggaran

Kamis 27 May 2021 12:37 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Bayu Hermawan

Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Jokowi mengaku temukan sejumlah proyek tak jelas sasarannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan komitmennya untuk mencegah dan memberantas korupsi. Dalam pembukaan Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah tahun 2021 hari ini, Jokowi menyampaikan bahwa dirinya tidak memberi toleransi sedikitpun terhadap penyelewengan anggaran. 

"Apalagi disaat kita seperti sekarang ini, semuanya harus dihemat dalam rangka menghadapi pandemi. Di saat kita semuanya sedang bekerja keras untuk mempercepat pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi," kata Jokowi, Kamis (27/5). 

Baca Juga

Jokowi juga meminta aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) agar benar-benar mengawasi seluruh perencanaan belanja anggaran. Termasuk terkait belanja untuk pembangunan infrastruktur. 

Jokowi mengaku menemukan sejumlah proyek di daerah yang sasaran dan parameter keberhasilannya tidak jelas. Misalnya, ia menemukan ada pembangunan waduk yang tidak dilengkapi dengan saluran irigasi sekunder atau tersier. Ada juga pembangunan pelabuhan yang tidak dilengkapi dengan akses jalan. 

"Tidak jelas sasarannya, anggaran itu yang mau disasar apa. Saya temukan di lapangan," tegasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA