Kamis 27 May 2021 07:22 WIB

Solskjaer Ingatkan MU Belajar dari Kegagalan di Liga Europa

MU takluk dari Villarreal lewat adu penalti pada final Liga Europa 2020/21.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah
Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer
Foto: EPA-EFE/Kacper Pempel
Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer

REPUBLIKA.CO.ID, GDANSK -- Malam yang mengecewakan bagi Manchester United. Skuat polesan Ole Gunnar Solskjaer gagal meraih trofi Liga Europa musim 2020/21. MU ditaklukkan Villarreal. Hingga 120 menit, laga di PGE Arena, Gdansk, Polandia, berkesudahan imbang 1-1 pada Kamis (27/5) dini hari WIB.

Dalam sesi adu penalti, tim Kapal Selam Kuning unggul 11-10 atas MU. Kiper United David De Gea satu-satunya penendang yang gagal menyelesaikan tugas dengan baik. Solskjaer mengaku merasakan kekejaman sepak bola. Selangkah lagi mereka berjaya. Namun trofi lenyap dalam sekejap. Ia berharap, pasukannya belajar merasakan kekalahan ini.

Baca Juga

"Bukan untuk dinikmati, tapi dirasakan, dan pastikan kami tidak mengalaminya lagi. Saya pikir kami memulai dengan baik. Mereka mencetak gol dengan satu-satunya tembakan tepat sasaran. Kami kecewa karena kebobolan dari set-play lagi," kata Solskjaer, dikutip dari UEFA.com.

Villarreal unggul terlebih dahulu pada menit ke-29. Berawal dari tendangan bebas, Daniel Parejo mengirimkan umpan ke kotak penalti MU. Dengan sigap Gerard Moreno menyambar bola yang datang, merobek jala De Gea.

Setan Merah baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Tendangan keras Marcus Rashford menghasilkan bola liar di area pertahanan lawan.

Bola kemelut tersebut, bergerak di depan Edinson Cavani. Tanpa ampun Cavani lantas menaklukkan Geronimo Rulli dari jarak dekat.

Setelahnya, kedua tim tak lagi mencetak gol hingga perpanjangan waktu. Duel pun diselesaikan lewat sesi adu penalti. "Mereka menyulitkan kami, menutup ruang. Mereka bertahan dengan baik," ujar Solskjaer.

Ia enggan membela diri. Saatnya mereka melakukan evaluasi menyeluruh. Terkadang anak asuh Ole tampil nyaris sempurna. Namun di partai krusial seperti ini, penampilan elegen Bruno Fernandes dan rekan-rekan, tak terlihat.

"Sekarang bukan waktunya menunjukkan apa yang akan saya lakukan secara berbeda, tetapi ketika anda keluar (dari sebuah partai final), tanpa trofi, kami belum semuanya dengan benar," ujar juru taktik berkebangsaan Norwegia ini.

Dengan demikian, MU kembali nirgelar di semua kompetisi. Terakhir kali Setan Merah meraih trofi pada 2017 lalu. Saat itu, pasukan Old Trafford yang dilatih Jose Mourinho menjadi juara Liga Europa usai menaklukkan Ajax Amsterdam di laga final.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement