Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Wiku: Daerah Zona Merah Kembali Meningkat

Rabu 26 May 2021 07:37 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Yudha Manggala P Putra

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Foto: Satgas Covid-19
Wiku mengingatkan pemerintah daerah masuk zona merah meningkatkan perhatian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat terjadinya peningkatan jumlah daerah di zona merah pada pekan ini yakni dari 7 menjadi 10 kabupaten/kota. Kendati demikian, satgas juga mencatat terjadinya penurunan zona oranye atau zona risiko sedang dari 321 kabupaten kota menjadi 302 kabupaten kota.

Sedangkan zona risiko rendah atau zona kuning naik dari 177 kabupaten kota menjadi 194 kabupaten kota.

"Setelah di minggu sebelumnya terjadi penurunan zona merah dan zona oranye, sangat disayangkan pada minggu ini terjadi kenaikan kembali pada zona merah," kata Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers, Selasa (25/5).

Wiku pun meminta kepada 10 provinsi di zona merah pada minggu ini agar meningkatkan perhatian penanganan Covid-19 di daerahnya. Kesepuluh provinsi tersebut yakni Agam dan Kota Payakumbuh di Sumatra Barat; Deli Serdang di Sumatra Utara; Indragiri Hulu dan Kota Pekanbaru di Riau; Kota Cirebon di Jawa Barat; Kota Jambi dan Tanjung Jabung Barat di Jambi; Kota Palembang di Sumatera Selatan; dan Wonogiri di Jawa Tengah.

"Mohon untuk dapat segera memperbaiki penanganan Covid-19 di wilayahnya karena 10 provinsi ini sudah berada di zona merah bahkan sebelum dampak periode libur Idul Fitri terlihat," jelas dia.

Wiku khawatir, daerah-daerah tersebut akan kewalahan menghadapi kemungkinan kenaikan kasus Covid-19 yang berpotensi terjadi pada 2-3 pekan ke depan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA