Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

PSSI: Elkan Baggott Nyatakan Setia kepada Timnas Indonesia

Senin 24 May 2021 21:11 WIB

Red: Israr Itah

Elkan Baggott (tengah).

Elkan Baggott (tengah).

Foto: Dok. IG: Elkan Baggott
Elkan tidak akan berganti kewarganegaraan meski tidak memperkuat skuad Garuda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memastikan bek Ipswich Town Elkan Baggott menyatakan setia kepada timnas Indonesia. Elkan tidak akan berganti kewarganegaraan meski tidak memperkuat skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai.

Hal itu disampaikan Iriawan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (24/5), menanggapi kemungkinan Elkan dapat memperkuat timnas Thailand dan Inggris. Sebab, ia belum membela skuad Garuda di pertandingan atau kompetisi senior FIFA.

Baca Juga

"Saya sudah bertanya agak keras kepada Elkan, 'Kamu masih mau membela timnas Indonesia atau tidak?. Dia bilang, dia tetap akan membela timnas Indonesia. Namun untuk saat ini klubnya tidak mengizinkan dia ke Dubai," ujar Iriawan.

Elkan Baggott dipastikan tidak bergabung dengan timnas Indonesia yang akan berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Dubai, Uni Emirat Arab. Itu merupakan kompetisi resmi FIFA dan, karenanya, semua pemain yang terlibat di sana tidak lagi bisa bertukar tim nasional.

Absennya Elkan dari Kualifikasi Piala Dunia 2022 pun menjadi pembicaraan karena, itu artinya, sang bek tengah bertinggi badan 194 sentimeter masih memiliki kesempatan untuk memperkuat timnas Thailand, yang menjadi tempat kelahirannya, dan Inggris, negara asal sang ayah.

Di timnas Indonesia, Elkan Baggott baru merumput bersama timnas U-19 dan belum pernah bertanding di laga berlabel FIFA. PSSI, menurut Iriawan, juga menyadari potensi tersebut. Namun, mereka tetap memelihara pandangan positif untuk Elkan.

Mochamad Iriawan menekankan bahwa absennya pesepak bola berusia 18 tahun tersebut di Dubai adalah karena permintaan klubnya, Ipswich Town. Ipswich Town disebut Iriawan tidak ingin melepas Elkan ke Dubai karena pemerintah Inggris menetapkan wilayah tersebut masuk zona merah Covid-19.

Semua pendatang dari Dubai pun wajib menjalani karantina sekitar 10 hari begitu kembali ke Inggris. Hal itu dirasa berat oleh Ipswich, apalagi mereka akan memulai persiapan pramusim pada awal Juni.

"Klubnya mengira mereka akan kesulitan," kata Iriawan menambahkan.

PSSI, pria yang biasa disapa Iwan Bule itu melanjutkan, sebenarnya sudah melakukan upaya maksimal untuk Elkan agar dapat bergabung dengan timnas di Dubai. Akan tetapi, rencana ternyata tak berjalan dengan semestinya. Iriawan mengungkapkan bahwa pelatih timnas Shin Tae-yong pun sempat kesal dengan ketidakhadiran Elkan.

"Shin Tae-yong marah. Dahulu dia meminta untuk bermain di timnas, tetapi sekarang kok susah sekali," tutur Iriawan menegaskan.

Timnas Indonesia akan menjalani tiga laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang seluruhnya berlangsung terpusat di Uni Emirat Arab (UEA) pada 3-11 Juni. Di Grup G, skuad Garuda akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam pada 7 Juni dan Uni Emirat Arab pada 11 Juni. Sebelum itu, mereka akan menghadapi dua laga uji coba di UEA yaitu menghadapi Afghanistan pada 25 Mei dan Oman pada 29 Mei.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA