Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

KKB Lekagak Telenggen Diduga Berupaya Keluar dari Ilaga

Senin 24 May 2021 17:45 WIB

Red: Ratna Puspita

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri

Foto: ANTARA/Indrayadi TH
Polisi mengklaim KKB pimpinan Lekagak Telenggen terdesak kegiatan penegakan hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen berupaya keluar dari Ilaga. Fakhiri menduga upaya itu akibat mereka terdesak dengan kegiatan penegakan hukum yang dilakukan Satgas Nemangkawi.

"Ada dugaan karena terdesak, KKB berupaya keluar dari daerah itu," kata Irjen Fakhiri di Jayapura, Senin (24/5).

Baca Juga

Namun, kepolisian belum bisa memastikan mereka akan ke daerah mana mengingat mereka bisa ke mana saja. Menurut dia, lokasi yang terdekat dan relatif gampang dijangkau ke Kuyawage atau Balingga, Kabupaten Lanny Jaya. Kelompok itu juga bisa ke Kabupaten Puncak Jaya.

Dia menjelaskan pula kelompok Lekagak Telenggen merupakan “tamu” di Ilaga karena yang "punya wilayah" adalah Militer Murib, sedangkan wilayah Kabupaten Lanny Jaya adalah kelompok Puron Wenda. Kemungkinan kecil, lanjut kapolda, kelompok Lekagak ke Intan Jaya karena mereka tahu aparat keamanan cukup banyak.

Kapolda sudah meminta jajaran Polri di berbagai wilayah di kawasan pegunungan senantiasa siaga dan waspada. "KKB bisa ke mana saja mengingat mereka lebih memahami kondisi alam sehingga aparat keamanan harus siaga dan waspada," kata Kapolda Papua.

Ia memperkirakan KKB saat ini berada di sekitar Ilaga. Mereka memiliki sekitar 70 senjata api yang diduga hasil merampas dari TNI/Polri.

Karena itu, pihaknya senantiasa mengingatkan personel untuk selalu waspada dan bertindak sesuai dengan SOP, terarah dan terukur, guna menghindari jatuhnya korban yang berujung pada perampasan senpi dan amunisi.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA