Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Maldini akan Evaluasi Skuad AC Milan

Senin 24 May 2021 12:20 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic (Kiri) dan General Manager Milan Paolo Maldini menyaksikan pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Udinese di stadion Giuseppe Meazza di Milan, Italia, 3 Maret 2021.

Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic (Kiri) dan General Manager Milan Paolo Maldini menyaksikan pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Udinese di stadion Giuseppe Meazza di Milan, Italia, 3 Maret 2021.

Foto: EPA-EFE/MATTEO BAZZI
Maldini selama ini menjabat sebagai Direktur Teknik AC Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- AC Milan menyelesaikan kompetisi Serie A di posisi dua klasemen dengan raihan 79 poin. Rival satu kotanya, Inter Milan meraih juara Serie A dengan perbedaan hingga 12 poin.

Direktur Teknik AC Milan, Paolo Maldini menegaskan akan melakukan evaluasi setelah mempelajari satu musim ini. Namun dia menegaskan kekurangan AC Milan yang paling terlihat adalah kreativitas.

"Saya tidak berpikir ada yang bisa menyarankan kami tidak pantas mendapatkan ini, karena kami percaya dan berjuang sepanjang musim," kata Maldini dilansir dari laman Football Italia, Senin (24/5).

Laga terakhir AC Milan menghasilkan kemenangan 2-0 dari Atalanta. Maldini menyebut skuadnya merupakan pasukan termuda di papan atas Italia dengan menurunkan tagihan gaji dan menjadi kreatif.

"Klub mendukung, para pemain dan pelatih melakukan pekerjaan yang fantastis. Mentalitas yang kami ciptakan adalah bahwa kami tidak akan memiliki alibi dan itulah rahasia kami," kata Maldini.

Di sisi lain, Maldini mendapatkan pujian atas perannya sebagai Direktur Teknik. Namun dibalik itu, Maldini mengakui ada masa dia pribadi terpuruk dan penyesalan di dalamnya. Dia menyebut skuadnya pun memiliki pengaruh banyak terhadap kepemimpinannya.

"Kami percaya bahkan ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik. Anda dapat melihat para pemain memiliki potensi untuk melakukan lebih banyak dan ketika anda memiliki pemain berusia 20 tahun, anda tidak bisa langsung mengharapkan semuanya," kata Maldini.

"Kesabaran dalam sepak bola itu penting dan tidak semua orang bisa melihat tanda-tanda positif tersebut," kata Maldini.

Maldini melihat ini sebagai pengalaman barunya dalam memimpin tim. Dia pun sering berdiskusi dengan para petinggi klub untuk melihat pemain muda ini sebagai aset jangka panjang. 

"Skuad muda ini adalah tantangan terbesar untuk memastikan semuanya merasa bagian menjadi proyek ini," kata Maldini.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA