Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Vaksin Booster Covid-19 Dibutuhkan Sebelum Akhir Tahun

Ahad 23 May 2021 11:51 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah

Perlindungan dari vaksin Covid-19 tidak berlangsung seumur hidup.

Perlindungan dari vaksin Covid-19 tidak berlangsung seumur hidup.

Foto: Flickr
Perlindungan dari vaksin Covid-19 tidak berlangsung seumur hidup.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CEO perusahaan Moderna atau Pfizer, yang memproduksi vaksin Covid-19, mengingatkan bahwa penerima suntikan memerlukan dosis penguat sebelum akhir tahun. “Data yang saya lihat, mereka mendukung anggapan bahwa kemungkinan akan ada kebutuhan akan penguat (booster) antara delapan hingga 12 bulan,” kata CEP Pfizer, Albert Bourla dilansir Cnet.com, Ahad (23/5).

Dia menyebut beberapa orang Amerika, mungkin membutuhkan penguat pada awal September atau Oktober. Sementara itu, CEO Moderna, Stéphane Bancel akan menyiapkan vaksin sebagai penguat terhadap orang-orang yang berisiko.

Baca Juga

“Saya akan melakukan awal September untuk mereka yang berisiko tertinggi,” ujar Bancel.

Direktur Institut Nasional AS untuk Penyakit Alergi dan Menular, dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa perlindungan dari virus corona tidak berlangsung seumur hidup. “Kami hampir pasti akan membutuhkan penguat dalam waktu satu tahun atau lebih,” kata dia.

Orang Amerika pertama yang mendapatkan vaksin virus corona setelah uji klinis adalah petugas perawatan kesehatan garis depan, yang dapat menerimanya paling cepat Desember. Banyak orang Amerika yang lebih tua, atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu, mungkin juga telah menerima vaksin pada awal Desember atau Januari.

Vaksin untuk penyakit Covid-19 dari Moderna, Pfizer, dan Johnson & Johnson disetujui untuk penggunaan darurat di AS. Penguat potensial untuk suntikan Johnson & Johnson, yang pendekatannya berbeda dari vaksin lain, tidak dibahas. 

Perusahaan tersebut dilaporkan mengatakan suntikan vaksin kemungkinan perlu dilakukan setiap tahun. Dalam sebuah pernyataan, Johnson & Johnson mengatakan sedang menjalankan uji coba untuk menentukan apakah dan kapan penguat untuk vaksinnya mungkin diperlukan?

Pada bulan lalu, Bourla dari Pfizer memberikan pemikiran yang berbeda tentang vaksin perusahaannya, dengan mengatakan bahwa penguat Pfizer mungkin akan dibutuhkan antara enam hingga 12 bulan. Dia juga mengatakan pemeriksaan tahunan mungkin diperlukan setelah itu. Dalam pernyataannya, seorang perwakilan Pfizer mengatakan penguat mungkin diperlukan suatu saat di masa mendatang, tergantung persetujuan dari otoritas pengatur.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan kebutuhan dan waktu dosis penguat untuk vaksin Covid-19 belum ditetapkan. Karena itu, belum ada dosis tambahan yang direkomendasikan untuk saat ini. Hingga 20 Mei, 48,2 persen populasi Amerika telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, dan  38,1 persen telah divaksinasi penuh. Moderna tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA