Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Berbatov: Harry Kane Hadapi Situasi Menegangkan dengan Spurs

Jumat 21 May 2021 18:48 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane.

Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane.

Foto: EPA-EFE/ANDY RAIN
Seperti Kane, Berbatov diminta hengkang dari Spurs pada 2008 untuk gabung ke MU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan striker Tottenham Hotspur, Dimitar Berbatov, yakin Harry Kane akan menghadapi pertemuan menegangkan dengan Presiden Spurs Daniel Levy terkait rencana meninggalkan klub. Seperti Kane, Berbatov diminta hengkang pada 2008 untuk bergabung dengan Manchester United.

"Menyerahkan permintaan transfer akan menjadi pengalaman yang berbeda untuk setiap pemain. Beberapa pemain percaya diri, mereka masuk ke sana dengan kepala terangkat tinggi dan semua bersemangat serta yang lainnya akan sangat gugup dan tegang," kata Berbatov dikutip dari Tribal Football, Jumat (21/5).

Berbatov mengakui ketika mengajukan permintaan transfer di Spurs, perasaannya berada di tengah-tengah antara percaya diri dan tidak, karena di satu sisi ia yakin sudah berada di jalannya, tapi di sisi lain ia juga merasa tidak terlalu percaya diri. Ia hanya tahu itu adalah sesuatu yang harus ia lakukan.

"Itu mengecewakan bagi klub dan para penggemar tetapi itu adalah langkah terakhir dalam perkembangan saya yang perlu saya ambil, dan saya melakukannya," jelas Berbatov.

Peristiwa itu sudah lama sekali dan Berbatov kesulitan untuk mengingat persis bagaimana itu terjadi. Yang ia ingat adalah ia bersama agen dan pengacaranya memberikan surat itu kepada klub dan mengadakan pertemuan yang menegangkan.

"Itu tinggal sejarah. Itu adalah momen yang aneh karena Anda tahu bahwa ini mengecewakan bagi orang-orang, tetapi Anda harus kuat dan mengikuti jalan Anda, dan ini terjadi dalam sepak bola," tegas Berbatov.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA