Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Muhammadiyah Sayangkan Hendropriyono Soal Palestina

Kamis 20 May 2021 19:28 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nashih Nashrullah

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti,  menilai bela Palestina sesuai amanat UUD 1945

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti, menilai bela Palestina sesuai amanat UUD 1945

Foto: Republika/Prayogi
Muhammadiyah menilai bela Palestina sesuai amanat UUD 1945

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyayangkan adanya pernyataan dari tokoh nasional yang menyatakan konflik Palestina-Israel bukanlah permasalahan Indonesia. Dia pun mengingatkan pembukaan UUD 1945 sebagai dasar dukungan Indonesia kepada Palestina.

“Saya menyayangkan pernyataan Pak Hendropriyono. Di UUD 1945 telah jelas disebutkan bahwa Indonesia menentang segala bentuk penjajahan di atas permukaan bumi, dan Palestina saat ini sedang memperjuangkan kemerdekaan,” kata Abdul Mu’ti saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (20/5).

Baca Juga

Dia menambahkan, dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan dengan jelas bahwa Indonesia berkomitmen menentang segala bentuk penjajahan dan agresi serta berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia. Untuk itu, kata dia, solidaritas bangsa Indonesia atas nasib bangsa Palestina merupakan bentuk pengamalan amanat konstitusi dan panggilan nurani berlandaskan Pancasila dan ajaran agama.

Di sisi lain dia juga menyinggung berbagai pernyataan Presiden Jokowi dalam mendukung Palestina. Menurut dia, Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan kerap melontarkan pernyataan dukungannya untuk perjuangan bangsa Palestina dalam mencapai kemerdekaan dari Israel.

Sebagaimana diketahui, AM Hendropriyono mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut bahwa konflik Israel-Palestina adalah urusan bangsa Arab dan Yahudi. Sementara Indonesia, kata Hendropriyono, berurusan dengan nasib sendiri dan hari depan dengan generasi penerusnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA