Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Dampak Sosial Ekonomi Covid-19, Lemhanas Minta Bersatu

Kamis 20 May 2021 11:11 WIB

Red: A.Syalaby Ichsan

Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Perlu meningkatkan persatuan untuk menghadapi dampak sosial ekonomi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menyoroti dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dalam peringatan HUT Ke-56 Lemhannas. Gubernur Lemhanas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo menjelaskan, kasus positif Covid-19 masih memperlihatkan angka yang sangat tinggi. Kasus terkonfirmasi sampai dengan bulan Mei 2021 yang lalu telah mencapai lebih dari 1.740.000 kasus.

“Kondisi demikian membuat pemerintah tetap memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bahkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di beberapa provinsi," kata  Agus Widjojo dalam sambutannya pada upacara Peringatan HUT Ke-56 Lemhannas, di Kantor Lemhannas, Jakarta, Kamis (20/5).

Menurut Agus, pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap aspek sosial dan ekonomi di Tanah Air.Karena itu, perlunya meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam menghadapi dampak akibat pandemi Covid-19."Dengan berlandaskan semangat Kebangkitan Nasional, Lemhannas RI melalui peran dan fungsinya, ingin menumbuhkan kembali semangat persatuan dan kesatuan dalam melawan Covid-19," kata Agus dalam siaran persnya.

Lemhannas juga menyoroti bencana alam seperti dampak Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta gangguan keamanan seperti serangan teroris yang masih terjadi di beberapa tempat. Menurut Agus, adanya semangat dan keinginan kuat yang datang dari masyarakat untuk memiliki kehidupan nasional yang aman dan sejahtera berdasarkan empat Konsensus Dasar Bangsa.

"Kepercayaan dari masyarakat pulalah yang menjadi modal semangat dan kekuatan Lemhannas RI untuk terus memberikan karya bakti terbaiknya bagi bangsa dan negara," ujar Agus.

Dia berharap apa yang dilakukan oleh pemerintah dan didukung segenap komponen bangsa dapat segera membuahkan hasil, sehingga kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dapat berjalan kembali secara normal dan dapat fokus kembali untuk melanjutkan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan dan keamanan nasional. Peringatan HUT Ke-56 Lemhannas RI pada 20 Mei 2021 yang juga bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional mengangkat tema "Dengan Semangat Kebangkitan Nasional, Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan dalam Pemulihan Kesehatan Masyarakat dan Ekonomi Nasional".

Peringatan HUT Ke-56 Lemhannas RI tersebut juga diikuti secara daring oleh seluruh anggota Lemhannas RI, peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 62 dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) 23.Selain itu, rangkaian kegiatan terkait adalah ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, jam pimpinan, berbagai lomba seperti vlog ketahanan nasional dan paduan suara, lomba administrasi dan reformasi birokasi, gelar output unit kerja, syukuran, serta Peresmian Monumen Bung Karno di halaman depan Lemhannas RI.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA