Kamis 20 May 2021 10:29 WIB

Jelang GP Monako, Hamilton Bikin Gusar Verstappen

Hamilton mengatakan mereka berdua masih saling memiliki respek.

Lewis Hamilton dibuntuti oleh Max Verstappen di GP Bahrain.
Foto: EPA-EFE/VALDRIN XHEMAJ
Lewis Hamilton dibuntuti oleh Max Verstappen di GP Bahrain.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Lewis Hamilton membuat gusar rival utamanya Max Verstappen pada Rabu jelang Grand Prix Monako dengan mengatakan sang pebalap Red Bull itu masih harus banyak membuktikan diri.

Juara dunia tujuh kali dari tim Mercedes itu memimpin klasemen dengan keunggulan 14 poin dari Verstappen setelah empat balapan yang telah mempertontonkan rivalitas yang kental di antara kedua pebalap yang berpotensi merebut titel gelar juara tahun ini.

Meski saling bertarung dengan sengit di trek, Hamilton mengatakan mereka berdua masih saling memiliki respek.

Kedua mobil mereka bersenggolan baru satu kali, di tikungan pertama Imola, dan Hamilton menambahkan: "Saya rasa saya melakukan tugas dengan baik menghindari semua insiden sejauh ini, tetapi kami masih memiliki 19 (balapan) lagi dan kami bisa bersenggolan, semoga tidak."

"Saya merasa dia  (Max) masih harus banyak membuktikan diri."

"Saya tidak berada di posisi yang sama dan saya lebih ke jangka panjang, dengan mentalitas 'ini adalah maraton bukannya sprint', yang pada akhirnya kenapa saya memiliki statisik sekarang ini.

"Jadi saya akan teruskan itu dan saya akan melakukan semuanya untuk memastikan kami menghindari kontak," kata Hamilton, Kamis (20/5).

Verstappen membalas komentar Hamilton ketika hadir di sesi jumpa pers yang sama jelang lomba di Monako.

"Saya tidak perlu membuktikan apa-apa," kata Verstappen.

"Dan menghindari kontak, saya rasa itu berlaku untuk keduanya. Jadi kami telah melakukan dengan baik, itu benar. Tetapi kami membalap dengan ketat, kami telah menghindari kontak satu sama lainy, jadi semoga kami bisa tetap melakukan itu dan tetap berada di trek dan saling membalap dengan ketat."

Sirkuit jalan raya Monako yang ikonik kembali ke kalender F1 setelah balapan tahun lalu dibatalkan karena musim yang terganggu pandemi.

Kehadiran 7.500 penonton juga menjadi indikasi bahwa secara bertahap kenormalan kembali ke olahraga balap itu.

Pada 2019 Hamilton dengan ketat menahan Verstappen untuk merebut kemenangan ketiganya di Monako, dan dengan performa Red Bull yang meningkat tahun ini dia mengantisipasi pertarungan yang sengit pada Minggu.

"Red Bull akan sangat, sangat sulit dikalahkan akhir pekan ini. Ini adalah trek yang selalu kuat bagi mereka, dan melihat betapa dekatnya gap antara kami, Anda bisa membayangkan akhir pekan ini mereka bisa di depan," kata Hamilton.

"Tetapi kami akan melakukan segalanya yang kami bisa untuk memastikan itu tidak terjadi."

Bos tim Mercedes Toto Wolff sependapat. "Kami menuju akhir pekan ini mengetahui mereka tim yang harus dikalahkan," kata Wolff.

"Ini adalah akhir pekan yang sangat unik dan intens bagi para pebalap dan tim, dengan tidak menyisakan margin kesalahan.

Dengan Jumat sebagai hari libur di Monako, maka sesi latihan bebas pertama dan kedua digelar tidak seperti biasanya yaitu pada Kamis, sebelum sesi latihan ketiga dan kualifikasi pada Sabtu.

Sirkuit jalan raya yang sempit membuat pebalap susah menyalip, sehingga posisi start baris terdepan akan sangat penting di grid Ahad nanti.

Hamilton mengejar pole position ke-101 dalam kariernya dan kemenangan ke-99 akhir pekan ini, di saat Verstappen belum pernah merasakan podium teratas di negara kerajaan itu.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement