Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Bima Arya Sebut Serangan Israel Tragedi Kemanusiaan

Kamis 20 May 2021 08:21 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Foto: Prokopim Pemkot Bogor
Tokoh lintas agama di Kota Bogor minta Zionis Israel hentikan agresi ke Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Tokoh dari lintas lembaga yang menghadiri kegiatan Doa Bersama untuk Palestina di Taman Ekspresi, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/5). mereka meminta Zionis Israel menghentikan agresi dan mewujudkan kemerdekaan bagi Palestina.

Tokoh dari lintas lembaga yang hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Ketua Rabithah Alawiyah Jawa Barat Habib Hasan Al Attas, pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor, dan pimpinan partai politik di Kota Bogor.

Kemudian, pimpinan ormas Islam di Kota Bogor, pimpinan Nahdlatul Ulama Kota Bogor, pimpinan Muhammadiyah Kota Bogor, pimpinan pondok pesantren di Kota Bogor, pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor, serta para ulama dan habaib se-Kota Bogor.

Bima dalam sambutannya mengatakan, serangan Israel terhadap penduduk sipil Palestina pada saat Idul Fitri 1422 Hijriyah, adalah tindakan yang sangat kejam. Menurut dia, tokoh dari lintas lembaga di Kota Bogor mendorong dan mendukung agar Pemerintah Republik Indonesia berperan aktif di lembaga internasional untuk menghentikan agresi Israel dan mewujudkan kemerdekaan bagi Palestina.

Pada kesempatan tersebut, pimpinan dari lintas lembaga yang hadir menyatakan sepakat, serangan Israel kepada penduduk sipil Palestina, apalagi pada Hari Raya Idul Fitri, tidak bisa ditolerir. Menurut Bima, akibat serangan Israel kepada penduduk sipil Palestina, sampai Rabu hari ini, dilaporkan ada 219 orang meninggal dunia, 63 di antaranya anak-anak, serta sekitar 1.500 orang luka-luka.

"Jumlah ini bukan hanya sekadar angka, tapi ini adalah tragedi kemanusiaan," kata Bima. Atas dasar itu, kata Bima, tokoh masyarakat dari lintas lembaga di Kota Bogor berkumpul, sebagai bentuk ekspresi warga mengecam agresi Israel terhadap Palestina.

"Insya Allah hari ini kita sama-sama berkumpul untuk menyampaikan suara hati kita, mendoakan saudara-saudara kita di Palestina," katanya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA