Rabu 19 May 2021 21:37 WIB

Dinkes DKI Tunjuk 9 Faskes Lokasi Vaksinasi Gotong Royong

9 faskes tersebut sudah diverifikasi Dinkes dengan asesmen sesuai ketentuan Kemenkes.

Petugas kesehatan memeriksa kesehatan peserta vaksin gotong royong sebelum disuntikan vaksin Covid-19 di sentra vaksinasi gotong royong di Senayan Park Mall, Jakarta, Rabu (19/5). Sentra vaksinasi gotong royong ini diharapkan dapat memudahkan pelaksanaan vaksinasi bagi peserta program vaksin gotong royong yang diperuntukan bagi kalangan swasta, khususnya usaha menengah dan kecil. Prayogi/Republika
Foto: Prayogi/Republika
Petugas kesehatan memeriksa kesehatan peserta vaksin gotong royong sebelum disuntikan vaksin Covid-19 di sentra vaksinasi gotong royong di Senayan Park Mall, Jakarta, Rabu (19/5). Sentra vaksinasi gotong royong ini diharapkan dapat memudahkan pelaksanaan vaksinasi bagi peserta program vaksin gotong royong yang diperuntukan bagi kalangan swasta, khususnya usaha menengah dan kecil. Prayogi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menunjuk sekitar sembilan fasilitas kesehatan (faskes) di daerah ini sebagai penyelenggara program Vaksinasi Gotong Royong. Kepala Seksi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan sembilan faskes tersebut diverifikasi oleh pihaknya dengan asesmen sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan.

"Sekarang sudah ada surat penunjukan sembilan faskes tersebut dari Kemenkes yang menyebutkan RS atau klinik mana saja yang menjadi faskes untuk vaksinasi," kata Ngabila saat dihubungi di Jakarta, Rabu (19/5).

Baca Juga

Untuk tenaga pemberi vaksin di sembilan faskes tersebut, Ngabila menyatakan hal tersebut diatur oleh penyelenggara vaksinasi tersebut yakni perusahaan-perusahaan. "Petunjuk teknisnya sudah diterbitkan, jadi terkait pembiayaan dan petugas pemberi vaksin semua dipekerjakan secara mandiri dari mulai barang habis pakainya (APD), beli vaksinnya, petugasnya, semua dari penyelenggara," ucapnya.

Selain melakukan asesmen faskes untuk program vaksinasi tersebut, kata Ngabila, Pemprov DKI juga bertanggungjawab atas data mekanisme distribusi logistik vaksin. "Hingga sistem pelaporan data sampai ke kejadian ikutan pasca vaksinasinya," ucap dia.

Untuk sasaran program Vaksinasi Gotong Royong di DKI sendiri, Ngabila menyebut tidak ada data spesifik karena program ini ditujukan untuk perusahaan memberikan vaksin kepada karyawannya. "Perusahaan tersebut mendaftarkan program vaksinasi tersebut lewat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia," tuturnya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement