Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

YLBHI Kritisi Peretasan Aktivis Anti Korupsi

Rabu 19 May 2021 18:58 WIB

Rep: Rizky Suryarandika  / Red: Bayu Hermawan

Asfinawati

Asfinawati

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
YLBHI sayangkan lembaga penegak hukum tak responsif tindak upaya peretasan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menanggapi dugaan peretasan terhadap aktivis anti korupsi saat menggelar konferensi pers. Ia menyimpulkan aksi ini cenderung berulang terjadi kepada suara-suara yang lantang menentang ketidakadilan.

Asfinawati menyebut suara yang sering mendapat perlawanan ialah isu pelemahan KPK. "Peristiwa yang selalu berulang dan terpola. Salah satunya setiap perlawanan terhadap pelemahan KPK," kata Asfinawati kepada Republika.co.id, Rabu (19/5).

Baca Juga

Asfinawati menyayangkan lembaga penegak hukum yang tak responsif dalam menindak upaya peretasan tersebut. Ia juga mendapati mereka yang melaporkan peretasan ke polisi tak kunjung memperoleh titik terang. 

"Tidak pernah ada pengungkapan dan penegakan hukum. Bahkan terhadap mereka yang sudah melapor ke polisi," ujar Asfinawati.

Alhasil, Asfinawati menuding peretasan aktivis anti korupsi menjadi langkah pembungkaman terhadap mereka yang kritis. Ia menyayangkan tindakan semacam itu justru menurunkan demokrasi Indonesia ke titik nadir.

"Ini pembungkaman dan benar ketakutan sekaligus penyingkiran suara kritis, tentu ini merusak demokrasi," tegas Asfinawati.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA