Rabu 19 May 2021 18:20 WIB

Erick Thohir Yakin Ekonomi RI Kembali Normal pada 2022

Program vaksinasi gotong royong diharapkan bisa mempercepat pemulihan ekonomi.

Erick Thohir
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Erick Thohir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir optimistis perekonomian nasional yang sebelum terdampak pandemi Covid-19, akan kembali normal pada tahun 2022."Kita optimistis pada tahun depan perekonomian nasional akan kembali normal," ujar Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Erick dan Kementerian BUMN juga optimistis dengan dukungan yang telah diberikan oleh DPR RI, pemerintah pusat dan daerah, terlebih lagi dukungan dari pihak swasta bahwa pemulihan ekonomi nasional akan berjalan lebih baik."Walaupun tentu kita mesti sepakat kondisi yang kita alami tentunya pasca pandemi akan tetap seperti sekarang, protokol kesehatan harus berjalan dengan baik seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," katanya.

Baca Juga

Menteri BUMN juga berpesan kepada semua pihak untuk terus menyebarluaskan informasi bahwa pentingnya menjalankan disiplin protokol kesehatan terhadap diri sendiri."Jangan sampai ketika masyarakat melihat pergerakan manusia sudah seperti normal akhirnya kita juga melupakan disiplin protokol kesehatan yang kita harapkan," ujar Erick.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid mengatakan vaksin gotong-royong merupakan bentuk dukungan sektor usaha terhadap pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi yang mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19.

Arsjad mengatakan kesehatan merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan harus diprioritaskan. Karena itu, Kadin turut mendukung pemerintah untuk mempercepat dan memperluas jangkauan vaksinasi Covid-19 melalui vaksinasi gotong-royong.

Dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong perusahaan wajib memberikan vaksin Covid-19 secara gratis kepada seluruh karyawan. Arsjad mengungkapkan melalui program vaksinasi gotong-royong, dunia usaha turut mendukung program vaksinasi nasional untuk membangun "herd immunity" (kekebalan kelompok) lebih cepat.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement