Rabu 19 May 2021 14:17 WIB

Menteri BUMN akan Hadiri Pemutaran Film Tjoet Nya' Dhien

Film Tjoet Nya' Dhien pernah menyabet delapan Piala Citra pada 33 tahun silam.

Christine Hakim, pemeran utama film Tjoet Nya' Dhien. Film Tjoet Nya' Dhien akan diputar kembali di lima bioskop di Jakarta mulai Kamis (20/5/2021).
Foto: Antara
Christine Hakim, pemeran utama film Tjoet Nya' Dhien. Film Tjoet Nya' Dhien akan diputar kembali di lima bioskop di Jakarta mulai Kamis (20/5/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir direncanakan akan hadir dalam pemutaran perdana kembali film "Tjoet Nya' Dhien" pada Kamis (20/5) besok di Plaza Senayan, Jakarta. "Kehadiran Meneg BUMN diharapkan dapat ikut mendorong masyarakat untuk menyaksikan film tentang kepahlawanan nasional ini," kata pemeran utama "Tjoet Nya' Dhien", Christine Hakim dalam rilis resminya dikutip pada Rabu (19/5).

Christine mengatakan jika tidak ada berhalangan, sejumlah pejabat negara lainnya juga akan ikut menyaksikan film Tjoet Nya' Dhien. Menurut Christine, gerakan kembali ke bioskop untuk menonton film nasional perlu mendapat dukungan penuh.

Baca Juga

Pemutaran kembali Tjoet Nya' Dhien pun memberi kesempatan kepada masyarakat luas untuk menikmati kembali film kolosal yang menyabet delapan Piala Citra pada 33 tahun silam.

Film yang disutradarai oleh Erros Djarot ini, sudah direstorasi di Belanda, dan disesuaikan dengan teknologi mutakhir sehingga gambarnya lebih tajam dan terang. Untuk kepentingan teknis, panjang film juga telah dipotong menjadi di bawah 2 jam.

Untuk tahap awal Tjoet Nya' Dhien hanya diputar di lima bioskop Jakarta, yakni di Pondok Indah Mall (PIM) 1, Plaza Senayan (PS), Trans Studio Mall (TSM) Cibubur, Blok M Square dan Bekasi.

Pemutaran perdana sengaja dipilih pada Hari Kebangkitan Nasional, karena film ini mengandung unsur kepahlawanan dan nasionalisme yang tinggi. Selanjutnya, jika sambutan penonton antusias, film juga akan tayang di berbagai bioskop lainnya.

Film Tjoet Nya' Dhien pernah ditayangkan di Festival Film Cannes , Perancis, tahun 1989. Waktu itu Tjoet Nya' Dhien masuk dalam program La Semaine de la Critique untuk film panjang. "Jangan lupa di film ini kita juga dapat belajar tentang kesetiaan dan pengkhianatan dari orang-orang di sekitar kita," kata Christine.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement