Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Rodgers Klaim Leicester Raih Kesuksesan

Rabu 19 May 2021 10:12 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar

Manajer Leicester Brendan Rodgers berpidato di depan media pada akhir pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara West Ham United dan Leicester City di Stadion London di London, Minggu, 11 April 2021.

Manajer Leicester Brendan Rodgers berpidato di depan media pada akhir pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara West Ham United dan Leicester City di Stadion London di London, Minggu, 11 April 2021.

Foto: John Walton / Pool via AP
Leicester kini duduk di posisi keempat

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers mengeklaim musim ini menjadi periode sukses bagi Leicester meski pada akhirnya finis di luar empat besar. Kekalahan 2-1 dari Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris, di Stadion Stamford Bridge, Rabu (19/5) dini hari WIB membuat mereka paling rentan keluar dari empat besar.

The Foxes kini duduk di posisi keempat dengan keunggulan tiga poin dari tim peringkat kelima Liverpool. Liecester akan tersingkir dari empat besar jika Liverpool menang atas Burnley, di Stadion Turf Moor, Kamis (20/5) dini hari WIB.

Bicara mengenai persaingan empat besar, Rodgers masih percaya diri bahwa timnya akan finis di empat besar. Pasalnya, Chelsea dan Liverpool dinilai masih mempunyai pertandingan yang sulit di pekan terakhir.

"Saya selalu mengatakan kami hanya perlu berkonsentrasi pada diri kami sendiri. Kami masih berada di empat besar dan kami memiliki satu pertandingan lagi untuk pergi. Jika kami memenangkannya dan itu masih belum cukup bagi kami, kami harus menerimanya. Ini masih musim yang hebat,” ujarnya dilansir dari tribalfootball.

Meski mengekalim musim ini akan menjadi periode sukses meski gagal di empat besar, Rodgers tak menampik mempunyai perasaan kecewa. Kendati demikian, jika melihat perjuang tim sejak awal musim dan baru tergelincir di detik-detik akhir itu suatu kebanggaan.

"Tapi cerita kami dan cerita Anda berbeda. Jika kami gagal setelah 38 pertandingan sebagai tim dengan anggaran terbesar kedelapan, itu menunjukkan kami berjuang sangat keras dan hanya ketinggalan. Masih ada poin untuk dimainkan dan kami akan siap untuk itu,” katanya.
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA