Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Kalah dari Chelsea, Rodgers Bela Pemainnya

Rabu 19 May 2021 10:02 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar

Manajer Leicester Brendan Rodgers berbicara kepada media setelah pertandingan Liga Utama Inggris antara West Ham United dan Leicester City di London, Inggris, 11 April 2021.

Manajer Leicester Brendan Rodgers berbicara kepada media setelah pertandingan Liga Utama Inggris antara West Ham United dan Leicester City di London, Inggris, 11 April 2021.

Foto: EPA-EFE/John Walron
Leicester gagal mengulangi kesuksesa final Piala FA yang mengalahkan Chelsea.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Pelatih Leicester City, Brendan Rodger membela pemainnya setelah kalah dari Chelsea 2-1 dalam pertandingan Liga Inggris, di Stadion Stamford Bridge, Rabu (19/5) dini hari WIB.

The Foxes gagal mengulangi kesuksesa final Piala FA yang mengalahkan Chelsea. Kekalahan tersebut membuat Leicester terancam terlempar dari empat besar di detik-detik akhir musim ini.

Pasalnya, mereka kini tergusur ke posisi keempat dengan mengemas 66 poin dan unggul tiga poin dari tim peringkat  kelima Liverpool.

Meski kekalahan tersebut merusak rencana finis di empat besar, Rodgers membela para pemainnya. Menurutnya, mereka telah memberikan segalanya untuk terhindar dari kekalahan.

"Pertandingan pertarungan yang sangat sulit, saya pikir kami melewati badai dalam 20 menit pertama melawan tim kelas atas dengan banyak bakat,” ujarnya dilansir dari Tribalfootball.

Rodgers kecewa dengan dua gol Chelsea. Ia mengeklaim gol yang dicetak Chelsea terlalu mudah. Namun, pasukannya dinilai tak kenal menyerah terutama dalam 15 menit terakhir. Ia pun langsung memikirkan ketatnya persaingan di akhir pekan.

Mantan pelatih Liverpool itu sadar persaingan berlangsung ketat sampai akhir musim untuk memperbutkan empat besar.

Oleh karena itu, ia mendorong pemainnya agar kompak. Meskipun kalah, Rodgers tak terlalu kecewa karena Chelsea adalah finalis Liga Champions musim ini.

"Kami membicarakannya, itu adalah kemenangan yang luar biasa dan Anda harus memarkir kesuksesan itu. Kami akan punya waktu untuk merayakannya di musim panas tetapi para pemain memberikan segalanya, tidak ada kehilangan fokus atau gangguan, itu hanya perubahan haluan yang ketat,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA