Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Tuchel Cemas kepada Kondisi Kante

Rabu 19 May 2021 09:24 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar

 NGolo Kante

NGolo Kante

Foto: AP/Mike Hewitt/Pool Getty
Tuchel mengakui kehadiran Kante di lapangan sangat penting

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel berharap N’Golo Kante terhindar dari cedera setelah keluar lebih awal ketika The Blues menang 2-1 atas Leicester City dalam pertandingan Liga Inggris, di Stamford Bridge, Rabu (19/5) dini hari WIB.

Kante terseok-seok keluar sambil mengeluh kesakitan pada hamstringnya. Tuchel mengakui kehadiran Kante di lapangan sangat penting karena memberikan perbedaan kepada permainan tim.

Chelsea menang berkat dua gol yang dicetal Antonio Rudiger dan Jorginho. Hasil tersebut sekaligus balasan atas kekalahan di final Piala FA akhir pekan lalu.

Tuchel pun senang dengan hasil tersebut. Namun ia akan mendorong agar Kante pulih tepat waktu agar bisa bertandingan melawan Aston Villa di pekan terakhir dan final Liga Champions melawan Manchester City.

"Saya berharap N'Golo tidak cedera, dia mengatakan kepada saya bahwa dia keluar sebelum cedera. Dia merasakan hamstringnya dan khawatir dia akan cedera jika terus bermain,” ujarnya dilansir dari independent.

Tuchel pun terpaksan memasukkan Mateo Kovavic yang juga berisiko besar mengalami cedera. Tuchel berencana memainkannya hanya 20 menit dalam laga tersebut. Tetapi skenario berubah dengan keluarnya Kante dan Kovacic harus bermain lebih dari 20 menit.

Kendati demikian di momen penting saat ini, Tuchel mengakui harus berani mengambil risiko. Ia mengkalim Chelsea bisa berbeda dengan atau tanpa Kante. Tetapi Chelsea bisa beradaptasi dengan keadaan apapun.

Kemenangan atas Aston Villa di pekan terakhir akan membuat mereka finis di empat besar sekaligus mendapatkan tiket Liga Champions musim depan. Itu juga modal penting jelang laga akbar final Liga Champions.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan timnya tak punya banyak waktu untuk merayakan kemenangan tersebut. Masih ada satu laga lagi untuk menuntaskan akhir musim Liga Inggris.

“Sekarang bukan waktunya untuk perayaan atau pujian; itu tiga poin tetapi hanya tiga poin dan pekerjaan belum selesai,” katanya.

Pelatih Leicester Brenda Rodgers mengakui pasukannya menyia-nyiakan beberapa peluang, terutama Ayoze Perez di akhir pertandingan. Ayoze berpeluang menyamakan kedudukan menjadi 2-2 namun dia gagal memanfaatkannya.

“Kami tahu itu akan sulit di akhir pekan. Kami tahu kami harus mengatasi badai,” tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA