Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

New York City Marathon Kembali Digelar Tahun Ini

Selasa 18 May 2021 20:53 WIB

Red: Nora Azizah

New York City Marathon akan digelar dengan melibatkan 33.000 pelari.

New York City Marathon akan digelar dengan melibatkan 33.000 pelari.

New York City Marathon akan digelar dengan melibatkan 33.000 pelari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ajang lari jarak jauh New York City Marathon tahun ini kembali digelar. Ajang marathon ini digelar dengan melibatkan 33.000 pelari, setelah dibatalkan tahun lalu karena pandemi COVID-19.

Acara tahunan yang menarik ribuan penggemar itu akan berlangsung pada 7 November. "Lomba Maraton Kota New York adalah pengingat atas segala sesuatu yang dapat dicapai oleh warga New York dengan ketekunan, kerja keras dan dukungan masyarakat," kata Walikota Kota New York Bill de Blasio, dikutip dari Reuters, Selasa (18/5).

Baca Juga

"Saat kita membangun pemulihan untuk kita semua, tidak ada waktu yang lebih baik untuk terhubung kembali dengan aman dengan peristiwa ikonik yang membuat kota kita hebat," lanjut Blasio.

Ajang lari sepanjang 42,2km itu biasanya merupakan final dari enam marathon dunia yang diadakan setiap tahun, sangat populer di kalangan pelari amatir dan profesional dan mencatat rekor 53.627 pelari finis pada 2019, terakhir kali perlombaan tersebut diadakan. New York Road Runners, yang mengadakan acara tersebut setiap tahun, mengatakan, pelari akan diminta untuk menunjukkan bukti tes negatif COVID-19 atau vaksin dan harus mematuhi pedoman pemerintah seputar perjalanan dan karantina.

Penyelenggara berencana untuk menggunakan "format waktu uji coba yang dapat dikontrol dan dapat diskalakan" untuk mengurangi kemacetan di awal dan akhir. "Meskipun membatalkan adalah pilihan yang tepat pada 2020, kami dengan senang hati menyambut para pelari kembali ke kota kami yang indah," kata Gubernur New York Andrew Cuomo.

"Warga New York bekerja keras untuk meratakan kurva setelah wabah COVID-19 dan pekerjaan itulah yang memungkinkan kami untuk dapat mengambil langkah ini dalam mengembalikan keadaan normal kembali ke kota kami," lanjut Cuomo.

sumber : Reuters/Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA