Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Hampir 1.000 Dokter India Meninggal Terpapar Covid-19

Selasa 18 May 2021 17:51 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah

Covid-19 gelombang kedua di India mulai menyebar ke wilayah perdesaan.

Covid-19 gelombang kedua di India mulai menyebar ke wilayah perdesaan.

Foto: EPA-EFE/IDREES MOHAMMED
Anas Mujahid menjadi dokter termuda yang meninggal akibat virus Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -– Sebanyak 244 dokter di India telah meninggal akibat Covid-19 sepanjang tahun ini. Sementara pada 2020, terdapat 736 dokter yang meninggal karena terinfeksi virus tersebut.

Dokter termuda India yang meninggal akibat Covid-19 tahun ini adalah Anas Mujahid (26 tahun). Dia adalah dokter residen muda di Delhi's Guru Teg Bahadur Hospital, rumah sakit khusus penanganan Covid-19. Mujahid meninggal hanya beberapa jam setelah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Rekan Mujahid, yakni Dr Aamir Sohail mengungkapkan Mujahid sebenarnya hanya memiliki gejala ringan. Namun, dalam kasus yang langka, Mujahid mendadak pingsan dan akhirnya meninggal karena pendarahan intrakranial. Dia belum divaksinasi.

“Mengejutkan. Dia tidak memiliki penyakit penyerta. Orang tuanya juga memberitahu kami bahwa dia tidak pernah menghadapi masalah kesehatan apa pun. Kami hanya tidak dapat memahami bagaimana hal itu bisa terjadi,” kata Sohail, dikutip laman NDTV, Selasa (18/5).

Sohail mengaku, dia, Mujahid, dan rekan-rekan dokter lainnya belum divaksinasi. “Proses vaksinasi kami selama bertugas (menangani) Covid lama sekali. Kami harus memberitahu atasan dan mendapatkan tanda tangan mereka dan lain-lain,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA