Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Diam-Diam Dukung Israel, Komunitas Muslim Kecam Biden

Selasa 18 May 2021 16:03 WIB

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Agung Sasongko

Sejumlah umat Muslim usai melaksanakan shalat tarawih di Pusat Komunitas Muslim Chicago, Senin (12/4). Umat Muslim di AS tergolong multietnis dan nasionalitas. Tercatat jumlah umat Muslim Chicago mencapai angka 350 ribu jiwa atau lima persen dari populasi. Terdapat pula penganut Islam yang merupakan warga kulit putih AS dan Hispanik (keturunan latin). Namun, sejak lama Chicago terkenal sebagai wilayah konsentrasi kaum Muslim Afro-Amerika. Meski berbeda bahasa, adat maupun budaya, akan tetapi dalam beberapa kesempatan, terutama pada ibadah shalat serta aktivitas Ramadhan, satu sama lain akan menanggalkan perbedaan untuk bersatu di bawah panji kitab suci Alquran dan sunnah Nabi. Umat Muslim Chicago benar-benar menikmati perbedaan yang ada dan mempererat tali ukhuwah di saat bersamaan. (AP Photo/Shafkat Anowar)

Sejumlah umat Muslim usai melaksanakan shalat tarawih di Pusat Komunitas Muslim Chicago, Senin (12/4). Umat Muslim di AS tergolong multietnis dan nasionalitas. Tercatat jumlah umat Muslim Chicago mencapai angka 350 ribu jiwa atau lima persen dari populasi. Terdapat pula penganut Islam yang merupakan warga kulit putih AS dan Hispanik (keturunan latin). Namun, sejak lama Chicago terkenal sebagai wilayah konsentrasi kaum Muslim Afro-Amerika. Meski berbeda bahasa, adat maupun budaya, akan tetapi dalam beberapa kesempatan, terutama pada ibadah shalat serta aktivitas Ramadhan, satu sama lain akan menanggalkan perbedaan untuk bersatu di bawah panji kitab suci Alquran dan sunnah Nabi. Umat Muslim Chicago benar-benar menikmati perbedaan yang ada dan mempererat tali ukhuwah di saat bersamaan. (AP Photo/Shafkat Anowar)

Foto: AP/Shafkat Anowar
Komunitas Muslim Amerika mengelar aksi protes dan mengecam pemerintahan Biden.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Komunitas Muslim Amerika mengelar aksi protes pada Ahad (16/5), usai acara perayaan Idul Fitri di Gedung Putih. Mereka juga mengecam pemerintahan Biden karena mendukung perang Israel di Gaza. Kelompok itu juga meminta Muslim Amerika untuk mengakhiri kerja sama dengan kelompok Zionis dan pro-Israel yang mengambil hak-hak Palestina.

Dalam diskusi panel virtual yang ditujukan untuk mendukung Palestina, penyelenggara mengutuk pemerintahan Biden karena terus memberikan persetujuan diam-diam terhadap kebijakan Israel, termasuk perang di Gaza, penyerbuan Masjid al-Aqsa, dan upaya untuk menggusur warga Palestina di Yerusalem.

Baca Juga

"Saat ini, Gedung Putih sedang mengadakan perayaan paralel untuk Idul Fitri Muslim," kata Osama Abuirshaid, direktur eksekutif Muslim Amerika untuk Palestina (AMP).

"Tapi ini adalah perayaan, berdasarkan kemanusiaan yang selektif. Perayaan dengan mengorbankan rakyat Palestina dan dengan mengorbankan darah mereka,” sambungnya menyinggung sikap Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken yang mendesak untuk menghentikan kekerasan di Gaza, tetapi tidak menyerukan gencatan senjata.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA