Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Kemenlu Sudah Amankan 75,9 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Selasa 18 May 2021 14:10 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

[Ilustrasi] Envirotainer berisi bahan baku vaksin Covid-19 setibanya di PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung.

[Ilustrasi] Envirotainer berisi bahan baku vaksin Covid-19 setibanya di PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung.

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Pada akhir pekan ini, 16 juta dosis vaksin curah dari Sinovac akan tiba di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus melakukan diplomasi untuk memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19. Hingga saat ini, Indonesia disebut telah mengamankan 75.950.500 dosis vaksin Covid-19.

"Sejauh ini Indonesia berhasil mengamankan sejumlah 75.950.500 dosis vaksin yang telah sampai tiba di Indonesia," ujar Sekretaris Jenderal Kemenlu Cecep Herawan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR, Selasa (18/5).

Baca Juga

Vaksin Sinovac menjadi dosis yang paling banyak, yaitu sebanyak 68.500.000 dosis. Sedangkan vaksin AstraZeneca sebanyak 6.410.500 dosis, dan Sinopharm dalam kerangka gotong royong sebanyak 500.000 dosis.

Lalu, ada Sinopharm sumbangan dari Uni Emirate Arab (UEA) sebanyak 500.000 dosis. "Pengiriman selanjutnya InsyaAllah vaksin Sinovac akan tiba pada akhir pekan ini sebanyak 16 juta dosis vaksin curah," ujar Cecep.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga terus melakukan kerja sama bilateral untuk program vaksinasi nasional. Ada vaksin AstraZeneca, vaksin Novavac dari produsen serum institut India, dan vaksin Pfizer.

"Untuk vaksin gotong royong juga telah diperoleh komitmen beberapa jenis vaksin yaitu vaksin Sinopharm, vaksin Sputnik V, dan produksi lokal vaksin CanSino dan Anhui Zhifei Longcom," ujar Cecep.

Pemerintah berencana memvaksinasi 181 juta warga atau 70 persen dari populasi dalam upaya mewujudkan kekebalan komunal terhadap Covid-19. Guna mempercepat pencapaian target tersebut, pemerintah berupaya memperbanyak dan meningkatkan kapasitas pelayanan vaksinasi.

Sebanyak 13,7 juta orang yang terdiri atas petugas bidang kesehatan, petugas sektor pelayanan publik, dan warga lanjut usia sudah mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Sabtu (15/5). Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, jumlah warga yang sudah mendapat suntikan pertama vaksin pada Sabtu bertambah 22.234 orang dari hari sebelumnya menjadi total 13.721.627 orang. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA