Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Tuchel Keluhkan Pengaturan Jadwal Liga Primer Inggris

Selasa 18 May 2021 13:45 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel

Foto: EPA-EFE/Catherine Ivill
Chelsea dan Leicester sama-sama hanya punya waktu istirahat dua hari.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, melontarkan kritik pedas kepada otoritas penyelenggara Liga Primer Inggris, Premier League, terkait pengaturan jadwal pertandingan. The Blues akan berhadapan dengan Leicester City pada pekan ke-37 Liga Primer Inggris, Selasa (18/5) waktu setempat. Laga itu digelar hanya berselang dua hari setelah kedua tim saling berhadapan di partai final Piala FA, Sabtu (15/5) waktu setempat. 

Dalam laga final yang digelar di Stadion Wembley itu, The Foxes berhasil membungkam The Blues, 1-0, dan berhak merengkuh trofi Piala FA pada musim ini. Terlepas dari kekalahan di partai final Piala FA, Tuchel melontarkan kritik terhadap pengaturan jadwal pertandingan yang diterapkan Premier League. 

Pelatih asal Jerman itu tidak mengerti alasan digelarnya duel Chelsea kontra Leicester City pada Selasa (18/5) waktu setempat. Terlebih, kedua tim akan kembali tampil pada Ahad (23/5) waktu setempat untuk melakoni laga pamungkas Liga Primer Inggris. Menurut pelatih asal Jerman itu, lebih masuk akal menggelar laga Chelsea kontra Leicester pada Rabu (19/5) waktu setempat. 

''Kami tidak pernah mengerti, karena kedua tim tampil pada akhir pekan lalu. Akan lebih mudah buat kedua tim apabila laga itu digelar pada Rabu, karena kedua tim akan kembali tampil pada Ahad. Tidak ada alasan yang cukup masuk akal menggelar pertandingan pada Sabtu, Selasa, dan Ahad. Lebih masuk akal apabila laga digelar pada Rabu,'' tutur Tuchel seperti dilansir Football London, Selasa (18/5) WIB. 

Tidak hanya itu, dengan jeda waktu antarpertandingan yang begitu sempit, setiap tim akan kesulitan untuk mempersiapkan diri untuk bisa tampil maksimal di setiap laga. Kendati begitu, Tuchel akhirnya pasrah dengan pengaturan jadwal pertandingan yang mesti dilakoni timnya tersebut. 

''Kami cukup terkejut karena tidak ada perubahan dalam jadwal pertandingan tersebut. Selain itu, kami juga tidak bisa berharap untuk menggelar pertandingan itu pada hari yang lain. Karena itu, kami harus siap menghadapi laga tersebut,'' kata mantan pelatih Paris Saint Germain (PSG) tersebut.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA