Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Pasien Covid-19 Sembuh di Bantul bertambah 89 Orang

Senin 17 May 2021 23:57 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.  Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat Bantul bersama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Bupati yang juga Ketua Satgas COVID-19 Bantul, mengajak masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat Bantul bersama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Bupati yang juga Ketua Satgas COVID-19 Bantul, mengajak masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

Foto: Dok Pemkab Bantul
total kasus Covid-19 pulih hingga Senin menjadi 12.043 orang

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam sehari terakhir bertambah 89 orang, sehingga total kasus pulih hingga Senin menjadi 12.043 orang.

Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi di Bantul, Senin, menyebut pasien sembuh itu berasal dari Kecamatan Kasihan 33 orang, disusul Kecamatan Sedayu 15 orang, Kecamatan Banguntapan sembilan orang, dan Kecamatan Imogiri tujuh orang.

Selanjutnya dari Pundong enam orang, Sanden lima orang, Bantul empat orang, dan Srandakan tiga orang, sisanya dari Kecamatan Pajangan dua orang, serta dari Kretek, Bambanglipuro, Pandak, Pleret, dan Sewon masing-masing satu orang.

Meski demikian dalam periode yang sama terdapat penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 57 orang, dari Kecamatan Banguntapan delapan orang, kemudian dari Sanden, Bambanglipuro, dan Imogiri masing-masing enam orang, dan Jetis, Pleret, dan Kasihan masing-masing lima orang.

Selanjutnya dari Srandakan, Bantul, dan Sewon masing-masing empat orang, sisanya dari Pandak dua orang, Pundong satu orang, serta Pajangan satu orang, dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi berjumlah 13.163 orang. Sedangkan untuk kasus positif COVID-19 yang meninggal dunia pada hari ini tercacat tiga orang, dari Kecamatan Sanden, Pleret, dan Sedayu, sehingga total kasus kematian di Bantul sampai saat ini berjumlah 341 orang.

Dengan perkembangan kasus harian itu, maka data pasien COVID-19 aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi maupun perawatan dokter di sejumlah rumah sakit rujukan sampai Senin (17/5) berjumlah 779 orang.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat Bantul bersama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Bupati yang juga Ketua Satgas COVID-19 Bantul, mengajak masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA