Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Terjatuh di Laut Cirebon, Pemancing Ditemukan Meninggal

Senin 17 May 2021 20:52 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto

Korban kapal tenggelam (ilustrasi).

Korban kapal tenggelam (ilustrasi).

Foto: Antara
Saat memancing, korban menempati bagang sendirian.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap seorang pemancing yang terjatuh dan tenggelam di laut Blok Karang Anyar, Desa Karang Reja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, membuahkan hasil. Korban yang bernama Suparto (50 tahun) berhasil ditemukan meski dalam keadaan meninggal dunia, Senin (17/5).

"Korban ditemukan di Pantai Sigranala, pada titik koordinat 06 36' 59" S - 108 31' 12", atau sejauh empat kilometer dari LKP (Last Known Position)," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono.

Korban yang merupakan warga Blok Kauman Kidul RT 001 RW 002, Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Gunung Jati pada pukul 12.00 WIB.

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam saat memancing ikan di atas bagang di laut Blok Karang Anyar, Desa Karang Reja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Sabtu (15/5).

Kejadian itu bermula saat korban bersama delapan orang rekannya menyewa kapal milik nelayan bernama Tamira (65), sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka meminta untuk diantar memancing di bagang ternak kerang hijau di Laut Blok Karang Anyar, Desa Karang Reja, Kecamatan Suranenggala. 

Selanjutnya, korban dan rekan-rekannya diturunkan di bagang yang berbeda. Korban menempati bagang sendirian.

Pada pukul 14.00 WIB, nelayan pemilik kapal yang bernama Tamira, menjemput korban dan rekan-rekannya. Namun, bagang yang ditempati korban dalam kondisi kosong. 

Di tempat itu  hanya ditemukan barang-barang milik korban. Diduga korban terjatuh dan tenggelam hingga kemudian dinyatakan hilang.

"Sehubungan dengan telah ditemukannya korban, maka kami menutup operasi SAR ini," ucap Supriono. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA