Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Gubernur Sumbar Minta RI Tunjukkan Sikap Tegas pada Israel

Senin 17 May 2021 20:47 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Agus Yulianto

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Foto: Prayogi/Republika.
Israel sudah melakukan pelanggaran HAM dan juga pelanggaran kemerdekaan suatu bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi mengecam keras pelanggaran-pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan zionis Israel terhadap Palestina. Pemerintah Provinsi Sumbar meminta pada Pemerintah Republik Indonesia untuk ikut memberikan tindakan tegas pada Israel karena dinilai telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan pelanggaran kemerdekaan suatu bangsa.

"Saya sebagai Gubernur Sumatera Barat meminta kepada pemerintah pusat memberikan tekanan pada Israel. Karena saat ini, Israel sudah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan juga pelanggaran kemerdekaan suatu bangsa. Apalagi, kita bangsa Indonesia adalah bangsa yang mendukung kemerdekaan terbukti Presiden RI juga ikut mendukung kemerdekaan Palestina," kata Mahyeldi, Senin (17/5).

Mahyeldi juga meminta Pemerintah RI melakukan langkah kongkrit dengan mengirimkan bantuan kepada Palestina atas dasar HAM dan menghargai kemerdekaan suatu bangsa. Indonesia, menurut dia, sudah seharusnya memberikan dukungan atas Palestina. 

"Kedua negara ini memiliki hubungan yang sangat erat sejak dahulu, di mana Palestina merupakan salah satu negara pertama yang mendukung dan mengakui kemerdekaan Republik Indonesia," tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang menyandang Provinsi Dermawan ini, juga akan menyalurkan bantuan untuk Palestina melalui pengumpulan donasi dan dana zakat. "Insya Allah nanti kita akan bantu saudara-saudara kita yang ada di sana. Ada dana zakat yang bisa kita kirim," ucap Mahyeldi.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA