Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Jenazah Korban Kecelakaan Perahu Kedung Ombo Ditemukan

Senin 17 May 2021 09:18 WIB

Red: Indira Rezkisari

Sejumlah tim evakuasi melakukan penyelaman untuk mencari korban perahu wisata air yang tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Wonoharjo, Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Ahad (16/5/2021). Tenggelamnya perahu wisata air tersebut diduga disebabkan kelebihan muatan yaitu sebanyak 20 penumpang yang harusnya hanya diisi 14 penumpang. Hingga Minggu (16/5/2021)  Pukul 10.00 WIB, tujuh dari sembilan korban tenggelam berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Sejumlah tim evakuasi melakukan penyelaman untuk mencari korban perahu wisata air yang tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Wonoharjo, Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Ahad (16/5/2021). Tenggelamnya perahu wisata air tersebut diduga disebabkan kelebihan muatan yaitu sebanyak 20 penumpang yang harusnya hanya diisi 14 penumpang. Hingga Minggu (16/5/2021) Pukul 10.00 WIB, tujuh dari sembilan korban tenggelam berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Sembilan korban hilang kecelakaan perahu Kedung Ombo sudah ditemukan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Tim SAR gabungan menemukan dua korban lagi kecelakaan air perahu tenggelam di Waduk Kedung Ombo Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Artinya, semua sembilan korban hilang sudah ditemukan seluruhnya.

Kepala Bidang Darurat BPBD Kabupaten Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo, selaku koordinator pencarian korban di lokasi kejadian Wonoharjo Boyolali, Senin (17/5), mengatakan, SAR menemukan satu korban atas nama Jalal (1,5), warga Pilangrejo Boyolali, pada Ahad (16/5) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban hilang terakhir atas nama Nikem Safitri (8), warga Grobogan ditemukan oleh SAR pada Senin sekitar pukul 05.15 WIB.

Sehingga, sembilan korban perahu tenggelam yang hilang seluruhnya sudah ditemukan. Tim SAR pada proses pencarian korban, pada Ahad (16/5), dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dengan cara senyap membawa jaring dan penerangan lampu menemukan jasad Jalal, sekitar pukul 21.00 WIB.

Jenazah korban Jalal kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Waras Wiris Andong Boyolali untuk diidentifikasi. Begitu juga penemuan korban terakhir atas nama Niken Safitri kini jenazahnya sudah di RSUD Waras Wiris.

Menurut Kurniawan dengan ditemukan dua korban tersebut sehingga seluruh korban sebanyak sembilan orang tenggelam sudah ditemukan semuanya dalam kondisi meninggal dunia. Kurniawan menjelaskan SAR dalam pencarian korban dengan metode ngebor atau membuat manuver air dengan perahu karet.

Hal ini, dengan tujuan membuat gelombang air agar jasad korban muncul ke permukaan. "Metode ini, ternyata betul korban yang di kedalaman air lebih dari 20 meter muncul bergeser di permukaan air kemudian baru dievakuasi," kata Kurniawan juga selaku Koordinator SAR pencarian korban perahu tenggelam.

Data sembilan korban meninggal dunia kecelakaan air perahu tenggelam di Kedung Ombo yakni Tituk Mulyani (38) warga Dukuh Krasak, Desa Mojoagung, RT 04/08, Kecamatan Karangrayung Grobogan, Naswa Cayla Welda (6) warga Dukuh Larangan, RT04/03, Desa Ketro, Karangrayung, Grobogan, Destri (8), warga Dukuh Karangmalang, RT 09/03, Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Boyolali (anak dari Tinuk/korban selamat). Lalu Zamzam Tabah Oktaviana (7), warga Dukuh Karangmalang, RT 09/03, Desa Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Tri Iriana Wahyu Ningtyas (27), warga Dukuh Karangmalang, RT 09/03, Desa Pilangrejo Juwangi, Boyolali (ibu dari korban Zamzam), dan Acek Jalil Rasid (4), warga Dukuh Karangmalang, RT 09/03, Desa Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Destri Pramaswati (8), warga Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jalal (1,5), warga Pilangrejo Boyolali, dan terakhir Nikem Safitri (8), warga Gobrogan.

Sebelumnya, sebuah perahu yang ditumpangi sekitar 20 orang wisatawan lokal mengalami kecelakaan air tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Dukuh Bulu Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Sabtu (15/5), sekitar poukul 11.00 WIB. Menurut Kepala Polsek Kemusu Polres Boyolali AKP Cahyo Nugroho perahu yang ditumpangi 20 orang tersebut mengalami kecelakaan tenggelam saat wisatawan akan makan menuju ke Warung Apung Dukuh Bulu Desa Wonoharjo Kemusu sekitar pukul 11.00 WIB.

Dari 20 penumpang perahu tersebut 11 orang selamat dan sembilan orang ditemukan meninggal dunia.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA