Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Kapolda Jabar: Wisata Pantai Ditutup, Pengunungan Diperketat

Senin 17 May 2021 00:28 WIB

Rep: Djoko Suceno/ Red: Andi Nur Aminah

Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri.

Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri.

Foto: Djoko Suceno /Republika
kawasan Kawah Darajat Pas, Cipanas, Gunung Papandayan pengawasan prokesnya diperketat

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri, mengatakan, objek wisata pantai di Selatan Jawa Barat untuk sementara ditutup. Sedangkan objek wisata berupa kawasan gunung di wilayah Garut penerapan protokol kesehatannya diperketat.  "Objek wisata kawasan Kawah Darajat Pas, Cipanas, Gunung Papandayan agar  pengawasan protokol kesehatannya diperketat. Perkuat personel gabungan di tempat objek wisata, serta pengunjung dibatasi," kata dia.

Dofiri mengatakan hal tersebut saat melakukan pengecekan kesiapan personel di Pos Pam Penyekatan Terpadu Limbangan, Ahad (16/5). Dalam kunjungan tersebut, Dofiri didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jabar serta instansi terkait lainnya. Dalam kunjungannya, Dofiri melakukan pengecekan langsung ke personel di lapangan melalui aplikasi E-Cakra Presisi. Selain itu, ia juga melakukan video conference dengan para Ka Pospam jajaran Polda Jabar sekaligus tanya jawab.

Baca Juga

Sedangkan Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono, mengatakan, dalam video conference tersebut Kapolda menanyakan situasi serta perkembangan penyekatan arus mudik selama Ops Ketupat Lodaya 20201. Ia mengatakan, dalam kesempatan tersebut Kapolda menyerahkan bingkisan kepada petugas Pos Pam.

Sementara itu, Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Drs Eddy Sumitro Tambunan, bersama aparat gabungan terus memantau pergerakan lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor, Ahad (16/5). Pemantauan dilakukan di beberapa titik seperti Pospam Gadog, Pospam Simpang Safari, dan Pospam Rindu Alam. Di titik-titik ini, aparat disiagakan untuk mencegah terjadinya pergerakan arus mudik sesuai kebijakan larangan mudik dari pemerintah.

Menurut Eddy, kendaraan yang melintasi wilayah Puncak akan terus dilakukan pemeriksaan secara ketat . "Kami akan putar balik kendaraan-kendaraan di luar plat F. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penumpukan kendaraan di jalur Puncak," kata dia.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA