Suasana Idul Fitri Tanah Air Menurut Jurnalis Non-Muslim

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Nashih Nashrullah

 Ahad 16 May 2021 19:15 WIB

Warga usai melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 H di Masjid Besar Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (15/5). Foto: Edi Yusuf/Republika Warga usai melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 H di Masjid Besar Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (15/5).

Para jurnalis non-Muslim mempunyai kesan tersendiri liputan Idul Fitri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – "Minal Aidin Wal Faaiziin, mohon maaf lahir dan batin." Kalimat ini seakan tak luput dari lisan umat Muslim usai melaksanakan sholat Idul Fitri 1442 H, pada Kamis (13/5) lalu. Tua, muda, laki-laki, dan perempuan larut dalam "kemenangan" usai menjalani ibadah puasa selama satu bulan lamanya. 

Di balik suka cita setiap Muslim di Indonesia, ada mereka yang bertugas mengawal perayaan dan menuangkannya ke dalam bentuk sebuah berita. Merekalah para wartawan, yang tak jarang darinya bukan beragama Islam. 

Baca Juga

Salah satunya adalah Febrianto Adi Saputro, wartawan non Muslim yang sudah tiga kali meliput hari H Idul Fitri. Seru, itulah perasaan pertama yang diungkapkannya kala bertugas setiap 1 Syawal.  

"Buat saya, liputan di hari raya Lebaran selalu seru. Selalu ada cerita baru," ujar pria yang akrab disapa Febri itu, Ahad (15/5). 

Hiruk pikuk masyarakat yang mudik, open house para pejabat negara, hingga pelaksanaan sholat Ied menjadi berita baginya saat Idul Fitri. Tak jarang, dia justru hadir lebih pagi ketimbang jamaah lain yang ingin melaksanakan sholat Id. 

Itu semua dipandangnya sebagai pengalaman dari profesinya sebagai wartawan. Meski diakuinya, ia juga turut merasakan kegembiraan ketika umat Islam merayakan Idul Fitri. 

Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 saat ini juga menjadi pengalaman baru baginya. Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat membuat Lebaran di dua edisi terakhir jauh terasa berbeda. 

Beberapa hal yang menjadi ciri khas Idul Fitri di Indonesia, seperti mudik, open house, hingga ziarah terpaksa tak digelar untuk meminimalisir penularan Covid-19. Sedih jadi rasa yang disampaikannya, kala ditanya perasaannya meliput Idul Fitri saat pandemi. 

Momen bersalaman untuk meminta maaf, raut bahagia...

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X