Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Kapal Ikan Kecelakaan di Samudera Hindia,26 Awak WNI Selamat

Ahad 16 May 2021 10:51 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nidia Zuraya

Kapal penangkap ikan (ilustrasi)

Kapal penangkap ikan (ilustrasi)

Foto: dkp.kutaikartanegarakab.go.id
Kapal penangkap ikan tersebut mengalami kebocoran.

REPUBLIKA.CO.ID, PERTH -- Kapal penangkap ikan KM Bandar Nelayan 188 dilaporkan mengalami kecelakaan di samudera Hindia pada Jumat (14/5) waktu setempat. Hal ini disampaikan oleh pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI, pada Sabtu (15/5) setelah pihak Kemenlu mendapatkan informasi tentang kecelakaan di sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia.

Dalam keterangan Kemenlu RI, informasi awal menyebutkan bahwa kapal berawakkan 26 Anak Buah Kapal (ABK) WNI. Kapal tersebut mengalami kebocoran.

Baca Juga

"Kemenlu segera berkoordinasi dengan KJRI Perth yang kemudian secara intensif berkomunikasi dengan Otoritas Australia guna mengupayakan penyelamatan," tulis pernyataan tersebut.

Otoritas Australia telah mengerahkan pesawat untuk mencari lokasi Kapal. Berdasarkan pantauan, kapal berada dalam posisi setengah tenggelam.

Pesawat telah menerjunkan life raft dan melakukan komunikasi radio namun belum direspon. ke 26 ABK WNI dilaporkan telah diselamatkan.

Upaya penyelamatan terus dilakukan dengan mengerahkan aset tambahan berupa Kapal Angkatan Laut Australia HMAS ANZAC dan dua pesawat P8 Poseidon. Kapal-kapal ikan lain yang berada di sekitar lokasi juga diminta memberikan pertolongan.

Kemenlu dan Perwakilan RI di Australia akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan Otoritas Australia guna melanjutkan ikhtiar penyelamatan ke-26 ABK WNI kapal KM Bandar Nelayan 188.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA