Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Terbitkan Obligasi di Rusia, Belarusia Incar Rp 20 Triliun

Ahad 16 May 2021 08:14 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Foto: EPA
Belarusia selama ini mengandalkan Rusia untuk mendapatkan dukungan finansial.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Belarusia berencana untuk menjual sebanyak 1,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 20,02 triliun (kurs Rp 14.300 per dolar AS) obligasi di Rusia karena pemerintah mencari cara untuk menopang ekonomi yang terhuyung-huyung dari krisis politik dan sanksi Barat.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Ahad (16/5), mantan presiden republik Soviet, Alexander Lukashenko, menginstruksikan pemerintah untuk menjual utang dengan jangka waktu minimum tiga tahun selama dua setengah tahun ke depan, menurut sebuah dekrit yang diterbitkan di situs hukum nasional.

Baca Juga

Lukashenko, yang memerintah Belarusia sejak 1994, sebelumnya mengandalkan Rusia untuk mendapatkan dukungan finansial sebagai imbalan atas kesetiaan politiknya.

Keputusan untuk menjual surat utang di Rusia muncul setelah imbal hasil Eurobonds 10-tahun Belarusia naik 108 basis poin menjadi 7,23 persen tahun ini.

AS menjatuhkan sanksi pada perusahaan petrokimia milik pemerintah Belarusia pada bulan April untuk menghukum pelanggaran hak asasi manusia, menambah tindakan yang diambil terhadap rezim Lukashenko oleh Uni Eropa, Inggris dan Kanada tahun lalu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA