Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

PSSI Bantah Laki-Laki di Video Viral Merupakan Anggotanya

Ahad 16 May 2021 06:23 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Logo Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Logo Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Seorang pelanggar lalu lintas adu mulut dengan polisi dan membawa nama Ketum PSSI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membantah lelaki yang tampak bersitegang dengan polisi dalam sebuah video viral di media sosial pada Jumat (14/5), merupakan anggotanya. Dalam video yang viral, seseorang mengaku sebagai staf PSSI mencoba melawan arus hingga ditegur polisi.

Bukannya meminta maaf telah melanggar lalu lintas, orang tersebut malah terbawa emosi hingga debat dengan polisi. "Dia hanya membawa-bawa nama PSSI," ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) PSSI Yunus Nusi kepada pewarta di Jakarta, Sabtu (15/5).

Yunus menduga, laki-laki yang ada di dalam video tersebut dalam keadaan terjepit. Sehingga mencari cara untuk keluar dari tekanan. "Mungkin lagi kepepet jadi dia mengambil jurus lain," tutur anggota Komite Eksekutif PSSI itu.

Seorang laki-laki dengan memakai jaket merah bertuliskan 'Indonesia' di bagian punggung terlihat beradu argumen dengan anggota polisi dalam sebuah video yang tersebar via media sosial pada Jumat (14/5). Lokasi kejadian itu disebut terjadi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam video tersebut, sang laki-laki mengaku sebagai bagian dari PSSI dan merasa keberatan untuk memutar balik kendaraannya di pos penyekatan, seperti permintaan polisi. Dia pun sempat beradu pendapat dan, diduga sebagai bentuk ancaman kepada petugas.

Laki-laki itu lantas sesumbar bakal menelepon Ketua Umum PSSI Komjen (Purn) Mochamad Iriawan. Berdasarkan informasi yang beredar, permasalahan tersebut tuntas setelah sang lelaki pada akhirnya mematuhi perintah polisi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA