Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Pelabuhan Nusa Penida Ditargetkan Selesai Awal 2022

Sabtu 15 May 2021 22:00 WIB

Red: Muhammad Hafil

Pelabuhan Nusa Penida Ditargetkan Selesai Awal 2022

Pelabuhan Nusa Penida Ditargetkan Selesai Awal 2022

Foto: Dok Republika
Pelabuhan Nusa Penida Ditargetkan Selesai Awal 2022.

REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR -- Di sela-sela tinjauannya ke Bali untuk mengecek pengendalian transportasi di masa peniadaan mudik, Menteri Perhubungan Budi Karya meninjau progres pembangunan pelabuhan penyeberangan Sampalan di Nusa Penida, Bali, Sabtu (15/5), guna memastikan pembangunanya tetap berjalan meski di tengah pandemi Covid-19.

“Walaupun masa pandemi, pembangunan harus tetap berjalan. Untuk itu, di tengah kegiatan saya mengecek Pengendalian transportasi di masa lebaran ini, saya juga mengecek progres pembangunan pelabuhan di Nusa Penida yang ditargetkan selesai pada awal tahun 2022,” kata Menhub.

Baca Juga

Menhub menjelaskan, kehadiran pelabuhan di Nusa Penida akan menjadi kebanggaan masyarakat di Bali, yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kegiatan perekonomian masyarakat sekitar.

“Kita harus bangun kebanggaan di setiap daerah, salah satunya di Bali yang merupakan destinasi wisata utama. Kita harus support penuh,” ujar Menhub.

Pelabuhan Penyeberangan Sampalan Nusa Penida, mulai dibangun pada tahun 2020 dan sampai saat ini progresnya sudah mencapai hampir 70 persen. Pelabuhan ini menjadi salah satu simpul transportasi laut untuk penyeberangan kapal-kapal kecil ke wilayah yang dikenal dengan segitiga emas yakni : Sanur, Nusa Penida, dan Nusa Ceningan.

Turut hadir dalam peninjauan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi, Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Ditjen Perhubungan Darat.Cucu Mulyana, dan jajaran Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA