Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Khusus Hari Ini, Ancol Tutup untuk Penguatan Prokes

Sabtu 15 May 2021 09:27 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Friska Yolandha

Wisatawan menikmati suasana Pantai Lagoon, Ancol, Jakarta.

Wisatawan menikmati suasana Pantai Lagoon, Ancol, Jakarta.

Foto: Prayogi/Republika.
Ancol akan melakukan disinfeksi seluruh area dan evaluasi penguatan penerapan prokes.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kawasan Wisata Ancol, Jakarta, tutup sementara selama satu hari pada Sabtu (15/5) dan akan buka kembali pada Ahad (16/5). Selama tutup, Ancol akan melakukan beberapa penguatan protokol kesehatan (prokes).

Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali mengatakan pihaknya melakukan evaluasi kegiatan di kawasan rekreasi Ancol. Dari hasil evaluasi, diputuskan kawasan Ancol tutup selama satu hari.

"Kami akan melakukan disinfeksi seluruh area dan evaluasi penguatan penerapan protokol kesehatan di seluruh kawasan," ucap Sahir lewat pernyataan resminya.

Penyemprotan disinfektan dilakukan di seluruh area vital rekreasi. Di antaranya pantai, jalan, promenade, toilet, loket gerbang, tenant-tenant restoran, dan unit-unit rekreasi seperti Dufan, SeaWorld Ancol, Ocean Dream Samudra, Atlantis Water Adventure, serta Allianz Ecopark.

Penguatan prokes termasuk menambahkan signage dan tali pembatas pelarangan berenang di area pantai. Ada pula penambahan tali pembatas untuk social distancing di area promenade.

Upaya-upaya tersebut dalam rangka meningkatkan penerapan protokol kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan di area pantai. Kepada pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara daring, manajemen Ancol menginformasikan agar melakukan penjadwalan ulang kunjungan melalui https://reservasi.ancol.com/ yang berlaku sampai 31 Juli 2021.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan berharap saat Ancol dibuka kembali, pengunjung dapat bersama-sama menjaga seluruh protokol kesehatan agar dapat dijalankan secara disiplin demi kesehatan bersama," ujar Sahir.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA