Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Berat Badan Naik Usai Lebaran, Ini Reaksi Lifter Eko Yuli

Sabtu 15 May 2021 01:31 WIB

Red: Muhammad Akbar

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan mengangkat beban dalam Angkat Besi 61Kg Putra kategori Snatch SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin (2/12/19).

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan mengangkat beban dalam Angkat Besi 61Kg Putra kategori Snatch SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin (2/12/19).

Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Eko mengatakan tak takut dengan kemungkinan berat badan naik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan mengaku tak khawatir mengkonsumsi makanan bersantan dan berkalori tinggi khas Lebaran yang kemungkinan dapat membuat berat badannya naik.

Eko mengatakan tak takut dengan kemungkinan tersebut dan tetap menyantap hidangan yang biasa disajikan saat Lebaran, seperti ketupat, opor ayam dan rendang.

“Kalau pertandingannya dekat Lebaran, makanannya dijaga. Tapi kalau masih jauh, saya masih tetap makan makanan Lebaran,” kata Eko ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (14/5).

“Karena kan Lebaran identik dengan makanan seperti itu, tetapi itu hanya 1-2 hari. Setelahnya, saya kembali menjaga makanan,” sambung dia.

Lifter berusia 31 tahun itu mengatakan seandainya berat badannya naik, dia masih mempunyai waktu untuk mengembalikan berat badan idealnya.

Atlet kelahiran Lampung itu mengatakan hanya perlu menurunkan berat badan ketika akan menghadapi kejuaraan saja.

“Saya menurunkan berat badan hanya sampai timbang badan saat bertanding saja, jadi bukan untuk seterusnya. Sekarang saya sedang menurunkan berat badan menjadi 66 kg,” tuturnya.

Setelah dua hari libur Lebaran, Eko akan kembali menjalani latihan secara mandiri di salah satu pusat kebugaran di Jakarta mulai besok.

Eko yang turun dalam kelas 61kg mempunyai misi membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo demi menebus raihan pada tiga edisi sebelumnya ketika dia merebut medali perunggu pada Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London, serta medali perak pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA