Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Fatwa MUI: Haram Menyalakan Petasan dan Kembang Api

Jumat 14 May 2021 08:23 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Ribuan petasan yang berhasil diamankan (ilustrasi).

Ribuan petasan yang berhasil diamankan (ilustrasi).

Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Fatwa haram ini juga untuk tindakan membuat dan menjual petasan dan kembang api.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kaum Muslimin di berbagai belahan dunia merayakan Idul Fitri dengan suka cita. Mereka memanfaatkan momen ini untuk menyambung dan merekatkan kembali silaturahim. Namun, perayaan Lebaran sering kali diwarnai maraknya petasan.

Apabila dibakar dan menyala, petasan akan mengeluarkan bunyi yang menggelegar sekaligus mengejutkan. Karena itu, bagi kebanyakan orang, mercon sangat mengganggu ketenangan. Apalagi, tidak jarang kasus pemasangan petasan menyebabkan orang-orang terluka atau bahkan tewas.

Baca Juga

Terkait itu, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta telah mengeluarkan fatwa haram membakar dan menyalakan petasan dan kembang api.

Keputusan yang ditandatangani pada 13 Ramadhan 1431 H/23 Agustus 2010 M itu menyempurnakan dan menetapkan fatwa tentang Hukum Petasan dan Kembang Api (Fatwa MUI No. 31 Tahun 2000, penyempurnaan fatwa tanggal 24 Ramadhan 1395/30 September 1975).

Isinya sebagai berikut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA