Pemerintah Perlu Antisipasi Kerumunan di Pusat Perbelanjaan

Animo masyarakat berbelanja menjelang lebaran tahun ini memang sangat besar

Kamis , 13 May 2021, 15:22 WIB
Pengunjung melihat busana yang dijual  di mal, (ilustrasi). Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menyatakan pemerintah perlu mengantisipasi potensi kerumunan masyarakat di pasar-pasar dan mal.
Pengunjung melihat busana yang dijual di mal, (ilustrasi). Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menyatakan pemerintah perlu mengantisipasi potensi kerumunan masyarakat di pasar-pasar dan mal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menyatakan pemerintah perlu mengantisipasi potensi kerumunan masyarakat di pasar-pasar dan mal atau pusat perbelanjaan menjelang lebaran untuk menghindari lonjakan kasus Covid-19.

"Siapkan aparat yang cukup untuk mengatur, jangan sampai kerumunan dibiarkan. Kita tidak ingin panen kasus setelah lebaran," ujarnya dalam keterangan resmi seperti dikutip Kamis (13/5).

Menurut dia pasar dan mal ramai dikunjungi masyarakat, namun sebagian besar dari mereka abai dengan protokol kesehatan. Maka itu, pemerintah pusat dan daerah harus berkoordinasi untuk memantau penerapan prokes di tempat publik.

Netty berpendapat animo masyarakat berbelanja menjelang lebaran tahun ini memang sangat besar, seolah pelepasan setelah lebaran tahun lalu masyarakat masih menahan diri.

“Salah satu pemicu lonjakan kasus di India adalah karena ribuan orang berenang dalam festival Kumbh Mela dan kondisi itu mirip dengan membludaknya pengunjung pasar dan mal di Tanah Air,” ucapnya.