Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Total Korban Gugur di Gaza Jadi 36 Orang, Termasuk 10 Anak

Rabu 12 May 2021 14:49 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Pihak berwenang kesehatan di Gaza mengatakan setidaknya 36 orang Palestina, termasuk 10 anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Senin (10/5) malam..

Pihak berwenang kesehatan di Gaza mengatakan setidaknya 36 orang Palestina, termasuk 10 anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Senin (10/5) malam..

Foto: EPA/MOHAMMED SABER
Sekitar 250 orang terluka dalam serangan roket Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Militer Israel terus membombardir Jalur Gaza yang dikepung. Mereka menyerang sejumlah wilayah setelah beberapa roket ditembakkan dari Gaza. Penyerangan itu menjadi serangan udara paling intens di Gaza sejak 2014.

Pihak berwenang kesehatan di Gaza mengatakan, setidaknya 36 orang Palestina, termasuk 10 anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Senin (10/5) malam lalu. Serangan tersebut digelar setelah Hamas menembak daerah pinggir pantai Israel dengan roket.

Baca Juga

Pada Rabu (12/5), Aljazirah melaporkan sekitar 250 orang terluka dalam serangan roket tersebut. Lima orang Israel juga tewas dalam pertempuran ini.

Hamas yang menguasai Gaza melepaskan tembakan roket setelah memberi peringatan pada Israel untuk menarik pasukan keamanan mereka di Kompleks Masjid al-Aqsa di timur Yerusalem. Peringatan itu disampaikan setelah bentrokan antara polisi Israel dan warga Palestina di kompleks tersebut.

Pada Senin lalu, polisi Israel menyerbu masuk ke dalam komplek ketiga kalinya berturut-turut. Mereka menembakkan peluru besi berlapis karet, granat kejut, dan gas air mata ke warga Palestina yang sedang beribadah di Masjid al-Aqsa pada hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.

Beberapa hari terakhir lebih dari 700 warga Palestina terluka di Yerusalem dan daerah-daerah pendudukan Israel lainnya. Sebelumnya dilaporkan roket dari Gaza menghantam pipa milik perusahaan energi Israel. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA