Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Prediksi Lonjakan Covid-19, Padang Siapkan Fasilitas Isolasi

Rabu 12 May 2021 13:07 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Friska Yolandha

Petugas kesehatan melakukan test swab warga di Padang, Sumatera Barat, Ahad  (7/6). Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid memprediksi akan ada lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Padang pascalibur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Petugas kesehatan melakukan test swab warga di Padang, Sumatera Barat, Ahad (7/6). Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid memprediksi akan ada lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Padang pascalibur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Foto: ANTARA/Muhammad Arif Pribadi
Angka positif Covid-19 di Kota Padang meningkat selama sepekan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid memprediksi akan ada lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Padang pascalibur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Karena libur lebaran kali ini cukup panjang dan sulit membendung masuknya pemudik secara menyeluruh.

"Kita buka tempat isolasi mandiri pada Senin depan," kata Mulyani, Rabu (12/5).

Fasilitas isolasi mandiri yang disiapkan Pemkot Padang akan dipusatkan di Rumah Nelayan, Koto Tangah. Di sini, terdapat 80 rumah yang dapat menampung 300 pasien Covid-19. Pemko Padang lanjut Mulyani akan menyiapkan tenaga kesehatan di Rumah Nelayan itu nanti.

Feri Mulyani menyebut, angka positif Covid-19 di Kota Padang memang terus meningkat sepekan terakhir ini. Bahkan, sehari sebelum lebaran, berdasarkan hasil labor, jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Kota Padang sebanyak 154 kasus.

“Jumlah ini ngeri-ngeri sedap juga, kita berharap seluruh warga mematuhi protokol kesehatan meski sedang berlebaran,” ucap Mulyani.

Data Dinas Kesehatan Kota Padang hingga kemarin, Selasa (11/5) jumlah kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 18.430 orang. Dengan rincian meninggal dunia 338 orang, sudah sembuh 17.476 orang dan sisanya masih dirawat di rumah sakit, isolasi mandiri dan karantina.

Febrian Fachri

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA